CEPOSONLINE.COM,WAMENA - Menjelang perayaan natal dan tahun baru, beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang ada di Kota Wamena akui ketersediaan BBM masih cukup untuk melayani permintaan masyarakat. Namun hal ini tak bisa dipastikan sebab harus melihat kelancaran transportasi udara.
Manager Operasional SPBU Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu mengaku menjelang Natal dan Tahun baru ini, permintaan akan BBM itu sangat tinggi dalam masyarakat. Namun dipastikan ketersediaan stok masih bisa sampai dengan Tahun baru.
"Kalau kita lihat situasi yang ada, memang stok BBM masih bisa memenuhi permintaan masyarakat, namun perlu diingat saat ini akses masuk BBM ke Wamena hanya melalui penerbangan, sehingga ketersediaan BBM tergantung dengan kelancaran penerbangan yang ada,"ungkapnya di Wamena, Senin (22/12/2025).
Saat ini di Kota Wamena ada beberapa APMS yang memiliki jatah kuota masing-masing yang diberikan oleh Pertamina, namun semuanya hanya mengandalkan penerbangan untuk sampai di Wamena. Artinya penerbangan menjadi urat nadi untuk Ketersediaan BBM di Kabupaten Jayawijaya.
"Peran penerbangan sangat vital untuk mendukung kelancaran dan pemenuhan stok BBM dalam Kota Wamena,"ujar Magi Pasaribu.
Sementara itu, pengelola APMS Anwarudin dan Lasminingsih Wamena Suyono mengaku
ketersediaan BBM baik Pertalite, Pertamax, Solar dan Dexlite masih tersedia sehingga pengoperasian APMS masih terus dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Warga tak perlu khawatir dengan stok BBM menjelang perayaan natal dan tahun baru, sebab apabila penerbangan masih lancar masuk ke Wamena maka stok BBM juga dipastikan aman dan lancar." tegasnya saat ditemui di Wamena.
Saat ini ketersediaan BBM tak hanya di APMS Lasminingsih dan Anwarudin saja, tetapi ada beberapa juga yang masih beroperasi sampai dengan saat ini, sehingga untuk ketersediaan BBM juga bisa saling membeckup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Untuk kita yang terpenting kebutuhan masyarakat akan BBM itu bisa terpenuhi, meskipun harus diakui jika penguisian BBM ini tak hanya warga Jayawijaya saja, namun juga dari 5 kabupaten pemekaran lainnya," tutup Suyono. (*)
Editor : Agung Trihandono