Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Viral WNI Berhijab Jadi Tentara AS

Lucky Ireeuw • 2026-01-22 09:39:32
WNI jadi tentara AS. (Dok: Instagram)
WNI jadi tentara AS. (Dok: Instagram)

CEPOSONLINE.COM, PAPUA- Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) mengenakan seragam tentara Amerika Serikat (AS) bertuliskan “US Army” viral di media sosial.

Video yang diunggah akun Instagram @bunda_kesidaa itu memperlihatkan keluarga mengantarkan putrinya di salah satu bandara di AS. sebelum keberangkatan.

Perempuan tersebut diketahui bernama Syifa. Sang ibu, yang juga mengunggah video tersebut, tampak memberikan doa sesaat sebelum melepas keberangkatan Syifa. Dalam video itu, Syifa terlihat mengenakan hijab saat memakai seragam cokelat bertuliskan US Army di bagiankiri dada. US Army diketahui merupakan singkatan dari Angkatan Darat Amerika Serikat.

Syifa diketahui merupakan bagian dari Angkatan Darat Amerika Serikat yang bergabung dengan Garda Nasional (National Guard). National Guard sendiri merupakan komponen cadangan militer AS yang direkrut oleh masing-masing negara bagian

Penampilan Syifa pun memicu rasa penasaran publik. Warganet ramai mempertanyakan latar belakang, status kewarganegaraan, serta perjalanan yang ditempuh hingga Syifa dapat bergabung dengan militer Amerika Serikat.

Dilansir dari VOA Indonesia, militer Amerika Serikat memang memiliki kebijakan yang memungkinkan personelnya menggunakan atribut keagamaan tertentu, termasuk hijab, selama tidak mengganggu tugas serta keselamatan. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak beragama dan keberagaman latar belakang para prajurit.(*)

Editor : Lucky Ireeuw