Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Trump Berulah Lagi, Siapkan Pasukan Untuk Negara Ini

Abdel Gamel Naser • 2026-01-06 10:01:39

 

Presiden AS Donald Trump mempertimbakan bunuh Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat penangkapan. (Ilustrasi/Gemini AI)
Presiden AS Donald Trump mempertimbakan bunuh Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat penangkapan. (Ilustrasi/Gemini AI)

JawaPos.com - Ketegangan geopolitik di Amerika Latin kian memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman terbuka terhadap Kolombia dan kembali menyinggung kemungkinan intervensi militer di kawasan, menyusul penangkapan paksa Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan AS di Caracas akhir pekan lalu.

Pernyataan kontroversial Trump disampaikan pada Minggu (4/1) waktu setempat. Trump secara frontal menyerang Presiden Kolombia Gustavo Petro, menyebut pemerintahan Bogota sebagai 'sakit' dan menuding Petro terlibat dalam produksi serta distribusi kokain ke Amerika Serikat.

“Venezuela dan Kolombia sangat sakit. Kolombia dipimpin oleh orang sakit yang senang membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat,” ujar Trump.“Dan dia tidak akan melakukannya lama lagi. Percayalah,” lanjut Trump, merujuk langsung pada Petro.

Ketika ditanya apakah pernyataan itu mengarah pada kemungkinan operasi militer AS terhadap Kolombia, Trump menjawab singkat. "Kedengarannya bagus bagi saya," ucap Trump sesumbar.Dalam serangkaian unggahan panjang di platform X, Petro menegaskan bahwa Amerika Serikat telah mencatat sejarah kelam.

“Amerika Serikat adalah negara pertama di dunia yang mengebom ibu kota Amerika Selatan sepanjang sejarah umat manusia,” tulis Petro, merujuk pada serangan di Caracas sebagaimana mengutip Al-Jazeera.

Pernyataan Trump muncul di tengah kecaman internasional terhadap operasi AS yang menangkap Maduro pada Sabtu dini hari. Washington menyebut langkah tersebut sebagai operasi penegakan hukum untuk membawa Maduro ke pengadilan atas tuduhan 'narkoterorisme', tuduhan yang dibantah keras oleh Maduro dan para pendukungnya.

Sejumlah pengamat menilai penyingkiran Maduro berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat terhadap cadangan minyak besar Venezuela. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#amerika serikat venezuela #Ceposonline.com #amerika serikat #Donald Trump #Venezuela Amerika Serikat #serangan militer Amerika Serikat #amerika serang venezuela