Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pemkab Intan Jaya Akan Cek Ulang Isi PKS dengan Yayasan Sekolah Anak Indonesia di Bogor

Theresia F. Tekege • 2025-11-17 21:08:47
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM — NABIRE — Pemerintah Kabupaten Intan Jaya memastikan akan meninjau ulang seluruh kerjasama yang ada dalam dokumen Perjanjian Kerja sama (PKS) dengan yayasan Sekolah Anak Indonesia (SAI) yang beralamat di Kp Legok Gaok RT 02 Rw 05, Desa Kadumangu, Kec. Babakan Madang, Kab. Bogor, setelah muncul perbedaan data jumlah siswa dan besaran anggaran yang diajukan, yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

 

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memastikan kembali seluruh dokumen dan kesepakatan kerjasama pendidikan (PKS) yang dibuat pada masa pemerintahan sebelumnya. Ia mengatakan, ada ketidaksesuaian serius terkait data siswa yang dibiayai maupun anggaran yang diajukan pihak yayasan.

 

“Sebagian siswa sudah naik ke SMA sehingga jumlahnya berkurang. Tetapi mereka ajukan anggaran 24 hingga 25 miliar, sementara kami Pemkab Intan Jaya sudah kirim 8 miliar,” jelas Bupati Intan Jaya, Aner Maisini kepada media ini via seluler, Senin, (17/11/2025).

 

Menurutnya, yayasan juga mengajukan pembiayaan untuk siswa baru, padahal tahun ini pemerintah tidak melakukan perekrutan siswa baru. 

 

“Mereka hitung berdasarkan siswa baru, sementara siswa yang ada itu adalah yang dikirim sejak 2024,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, pemerintah tidak ingin mengambil keputusan tanpa dasar yang jelas. Karena itu, seluruh bukti, data, dan dokumen PKS akan diperiksa kembali. 

 

“ Saya akan cek langsung untuk memastikan kerjasama antara pemerintah dan yayasan seperti apa. Ini harus jelas,” ujar Bupati.

 

Dalam waktu dekat, Dinas Pendidikan bersama pimpinan daerah akan bertemu dengan pihak yayasan dan pihak sekolah untuk menyamakan data dan memastikan tanggung jawab masing-masing. 

 

“ Yang penting nanti bertemu langsung dengan pimpinan sekolah agar semuanya terang,” katanya.

 

Aner Maisini dijadwalkan akan melakukan perjalanan dinas ke Jakarta dan Bogor untuk mengonfirmasi langsung persoalan ini dengan pihak manajemen sekolah. 

 

“ Kami harus pastikan semuanya benar, supaya tidak ada beban anggaran yang salah perhitungan,” ujarnya. 

 

Ia juga berharap agar Orangtua dan siswa tidak panik atas informasi kepulangan siswa karena pemerintah daerah akan melakukan tugasnya untuk memastikan anak-anak tetap melanjutkan pendidikan di Sekolah Anak Indonesia.

 

“ Orangtua mohon dukungan doanya saja. Saya akan ke Bogor untuk lansung ketemu pihak yayasan dan sekolah untuk membereskan hal ini agar anak-anak tetap sekolah disana,” pungkas Bupati Intan Jaya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#INTAN JAYA #Ceposonline.com #pks #Aner Maisini