Suasana ceria namun sedikit canggung menyelimuti hari pertama masuk sekolah.
Pemandangan paling mencolok adalah barisan murid baru kelas 1.
Bagaimana suasana para murid baru itu saat beradaptasi dengan lingkungan serta teman-teman sebayanya?
LAPORAN: ERIANTO, KOTA JAYAPURA
Senin, 14 Juli 2025, halaman sekolah SD YPPK Kristus Raja Dok 5 Jayapura sudah dipadati oleh para siswa dan orang tua.
Di antara keramaian itu, terlihat jelas ekspresi beragam di wajah-wajah mungil siswa baru kelas 1.
Beberapa di antara mereka langsung bergabung dengan teman-teman baru, saling berkenalan dengan senyum malu-malu.
Namun, tak sedikit pula yang masih terlihat canggung, menempel erat pada orang tua.
Raut wajah mereka campur aduk antara rasa ingin tahu dan sedikit takut akan lingkungan yang asing ini.
Bahkan beberapa terlihat enggan melepaskan genggaman tangan orang tua, menunjukkan kecanggungan mereka terhadap suasana baru.
Para guru yang berseragam putih-putih terlihat ramah menyambut kedatangan para siswa baru itu.
Mereka berusaha menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan, untuk mengurangi kecanggungan yang ada.
Dengan lembut, guru mengajak mereka membentuk barisan dan mengikuti upacara bersama dengan kakak kelas 2 hingga kelas 6.
Barisan mereka dibagi tiga, sesuai dengan pembagian kelas (1A, 1B dan 1C).
Barisan mereka terlihat compang camping, mereka berbaris dengan mengenakan seragam TK masing-masing.
Hanya beberapa yang memakai seragam merah putih lengkap dengan atribut sekolah.
Saat upacara berlangsung, ada yang kerap menoleh ke belakang untuk mencari keberadaan orang tua hanya untuk sekadar melempar senyum.
Menandakan mereka mulai nyaman dengan suana barunya.
Mereka mengikuti upacara dengan tertib dan mendengarkan arahan dari pihak sekolah.
Upacara berlangsung sekira 45 menit dengan cuaca yang sedikit mendung, mereka kemudian dibimbing menuju kelas masing-masing yang tak jauh dari lapangan upacara. Suasana sedikit mencair di antara mereka ketika memasuki ruang kelas.
Mereka yang berasal dari TK yang sama tak canggung saling melempar pertanyaan.
Meski ada juga yang masih malu-malu.
Guru pun membimbing mereka untuk saling berinteraksi dan mengajak melihat lingkungan sekolah mulai dari perpustakaan, kantin, ruang guru dan kamar kecil atau toilet.
Serta membacakan tata tertib sekolah.
Di sisi lain, antusiasme tak kalah besar ditunjukkan oleh orang tua.
Mereka terlihat sibuk mengabadikan momen pertama sekolah sang buah hati dengan kamera ponsel saat anak mereka berjabat tangan dengan guru, saat mencoba duduk di bangku baru, bahkan saat berfoto di dalam kelas.
Aura bangga dan harapan terpancar jelas dari raut wajah orang tua, menyaksikan anak-anak mereka memulai babak baru dalam pendidikan.
“Elola cantik, semangat nak,” ucap Fiona, salah satu orang tua murid yang ikut mendampingi anaknya.
Ketua Panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 SD YPPK Kristus Raya Dok 5 Jayapura, Marcelina Lawi mengatakan tiga hari kedepan (Senin-Rabu) pihaknya melakukan masa pengenalan lingkungan sekolah atau MPLS.
“Kita melakukan MPLS tiga hari kedepan, memperkenalkan lingkungan sekolah dan kegiatan di kelas. MPLS ini juga berlaku untuk anak-anak kelas 2-6,” ungkap Marcelina Lawi kepada Cenderawasih Pos.
Ia memastikan proses belajar mengajar mulai aktif pada pekan depan.
Dirinya bertutur jika tahun ini (2025) mereka menerima murid baru sebanyak 91 anak.
“Tahun ini kita terima 93 siswa, jadi di setiap kelas 31 siswa,” pungkasnya.
Hari pertama ini adalah langkah awal bagi para tunas muda SD YPPK Kristus Raja Dok 5 Jayapura.
Di sinilah mereka akan mulai mengejar mimpi, belajar tentang persahabatan, dan menemukan berbagai pengetahuan baru. (*)
Editor : Gratianus Silas