Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Permintaan Cabo Masih Tinggi

Administrator • 2023-06-10 09:00:45
Terlihat lapak cabo di Pasar Youtefa, yang terus menyediakan pakaian bekas bagi para pencinta cakar bongkar, Jumat (9/6) kemarin. (Yohana/Cepos)
Terlihat lapak cabo di Pasar Youtefa, yang terus menyediakan pakaian bekas bagi para pencinta cakar bongkar, Jumat (9/6) kemarin. (Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Adanya informasi larangan penjualan pakaian bekas atau cakar bongkar (Cabo), nampaknya tidak berpengaruh bagi penjualan cabo di Kota Jayapura. Pasalnya, permintaan konsumen selalu ada dan barang baru juga terus didatangkan.


Seperti halnya Echy seorang konsumen yang mengaku lebih suka menggunakan celana maupun baju dari cabo dibandingkan membeli pakaian baru di pasar, atau toko karena kualitas cakar bongkar jauh lebih kuat.


"Bukan hanya kuat tetapi cocok di badan bukan cuma baju-baju, jaket, celana jeans, seperti dan bedcover juga bagus dengan harga yang bisa ditawar-tawar apa lagi kalau sudah kenal sama penjual," ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (9/6) kemarin.


Selain itu, Asti penjual cabo menjelaskan bahwa dirinya belum mengetahui larangan penjualan cabo, tetapi sejauh ini belum ada informasi yang langsung ditunjukan kepada pihaknya.


"Kami berjualan berdasarkan permintaan, meski permintaan saat ini sepi tidak begitu ramai, tetapi kami terus meningkatkan  ketersediaan stok barang masuk. Baik itu koleksi celana panjang, baju, karena, jaket dan kebutuhan lainnya, " tambahnya.


Terkait harga menurutnya masih kompetitif karena pihaknya jual mulai dari Rp 10 ribu - Rp 250 ribu baik itu koleksi baju, celana hingga bedcover. (ana/ary)

Editor : Administrator
#EKONOMI