Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

PON 2020, Persediaan Telur dan Daging Dipastikan Aman

Administrator • 2018-12-03 04:34:41
Photo
Photo

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Petrus Pasereng, saat memberikan keterangan di Hotel Horex Sentani, Jumat (30/11) lalu.(FOTO : Yewen/Cepos)


SENTANI- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua memastikan persediaan telur ayam dan daging untuk kebutuhan saat PON 2020 di Provinsi Papua.


Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Petrus Pasereng mengatakan, untuk persediaan daging dan telur ayam di 6 wilayah klaster penyelenggaraan PON ke XX di Papua, pihaknya yakin untuk persediaan daging dan telur sudah siap untuk menyuplai selama pelaksanaan PON di Papua.


“Di Kabupaten Merauke sudah 100% swasebada daging dan telur danTimika  juga. Untuk Kota dan Kabupaten Jayapura saya kira juga sudah siap untuk persediaan daging dan telur untuk pelaksaan PON mendatang,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos di Hotel Hirex Sentani, Jumat (30/11) lalu.


Menurut Petrus, di beberapa klaster dalam penyelenggaraan PON pihaknya sudah siap, seperti misalnya di Merauke tidak ada masalah soal telur dan daging. Pihaknya bertugas hanya menyiapkan daging dan telur untuk para peserta dan tamu yang datang menyaksikan PON di beberapa kabupaten/kota yang telah ditunjuk untuk pelaksanaan PON tahun 2020 mendatang.


“Jadi untuk Merauke, Timika , Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura saya kira tidak ada masalah. Sedangkan untuk Biak akan kami suplai telur dan daging dari Merauke dan Jayapura. Di Biak juga sudah ada peternak ayam petelur dan mampu produksi 5 ribu butir/hari,” ucapnya.


Namun demikian, nantinya akan  ada pembenahan di sektor hilir, yaitu menyangkut pasca panen, di mana pihaknya disyaratkan harus ada rumah potong pemotongan.


“Saya kira ini belakangan, yang penting kita produksi dulu baru siapkan fasilitas, sehingga ketersediaan daging dan telur untuk pelaksanaan PON 2020 sudah siap,” ujarnya. (bet/ary)

Editor : Administrator