Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Dilarang Bawa HP dan Kamera ke Bilik Suara, Ini Salah Satu Alasannya

Yulius Sulo • 2024-01-24 10:57:50
Simulasi pungut hitung yang dilakukan KPU Kabupaten Merauke di halaman KPU Merauke, Rabu (24/01/2024).
Simulasi pungut hitung yang dilakukan KPU Kabupaten Merauke di halaman KPU Merauke, Rabu (24/01/2024).

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Jika Pemilu atau Pilkada sebelumnya tidak ada aturan yang melarang pemilih untuk membawa handphone ke dalam bilik suara, namun saat Pemilu 14 Februari 2024 besok, ternyata ada larangan membawa smartphone ke bilik suara. 

      Soal larangan membawa HP ke dalam bilik suara tersebut terungkap dalam simulasi pungut hitung yang digelar KPU Merauke di halaman Kantor KPU Kabupaten Merauke, Rabu (24/01/2024). 

   "Harus diingat bahwa besok saat pencoblosan, tidak boleh membawa Handphone dan merekam di dalam bilik suara," kata Ketua KPU Merauke Rosina Kebubun. 

   Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK, meminta kepada KPU Kabupaten Merauke melalui PPD dan PPS agar larangan membawa kamera atau HP ke dalam bilik suara tersebut harus disosialisasikan dan disampaikan lebih luas kepada masyarakat terutama kepada pemilih sehingga saat pemilu besok tidak terjadi keributan di masyarakat. 

    "Mohon kepada KPU melalui PPD dan PPS agar larangan membawa HP atau kamera ini disosialisasikan secara luas kepada masyarakat agar pemilih lebih memahami aturan sehingga tidak terjadi keselahpahaman besok," tandasnya. 

       Secara terpisah Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Yanderzon V. Billik membenarkan bahwa mulai pemilu serentak kali ini dilarang membawa kamera atau HP ke dalam bilik suara. 

"Karena hasil coblos yang direkam itu salah satunya bisa disalahgunakan ke caleg yang dicoblos," katanya. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#PEMILU #Merauke #PILKADA #PAPUA SELATAN