Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Satgas ODC Lakukan Penegakan Hukum di Yahukimo, Tiga Anggota KKB Tewas

Wahyu Welerubun • Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:20 WIB
Barang bukti yang diamankan Satgas ODC dalam penindakan di Yahukimo, Jumat, 17 Juli 2026. (Ceposonline.com/ Istimewa).
Barang bukti yang diamankan Satgas ODC dalam penindakan di Yahukimo, Jumat, 17 Juli 2026. (Ceposonline.com/ Istimewa).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimobda Papua melaksanakan operasi penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue pimpinan DPO Ronal Heluka di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Jumat 17 Juli 2026, sekitar pukul 05.45 WIT.

 

Dalam pelaksanaan operasi, tim gabungan mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Dari operasi tersebut, tiga anggota KKB dinyatakan meninggal dunia. Berdasarkan hasil identifikasi, ketiganya adalah Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage yang merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue.

 

Operasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan dan informasi intelijen mengenai keberadaan kelompok bersenjata yang dipimpin DPO Ronal Heluka di wilayah Logpon, KM 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

 

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, saat dijumpai media (17/7), menjelaskan bahwa operasi tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap terhadap aktivitas KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue.

 

"Berdasarkan hasil pendalaman, kelompok tersebut diduga menggunakan sebuah rumah persinggahan di kawasan Logpon, KM 4, Distrik Dekai, sebagai lokasi aktivitas. Setelah seluruh informasi diverifikasi dan dianalisis, tim gabungan melaksanakan operasi untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan bersenjata yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat," ujar Kasatgas Humas, dalam keterangan resmi, Sabtu (18/7/2026).

 

 

Dari lokasi kejadian, tim gabungan mengamankan sejumlah barang bukti, yakni tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua kapak, dua senjata tajam berupa pisau panjang, satu unit handy talky (HT) Icom, satu buah peredam senjata, tujuh unit telepon genggam berbagai merek, serta sejumlah barang bukti lainnya.

 

"Seluruh barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata ini secara menyeluruh," ungkap Kasatgas Humas.

 

Ketiga jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dekai. Sementara itu, seluruh barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan.

 

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga mengamankan empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM guna dimintai keterangan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami peran dan keterkaitan mereka dengan kelompok bersenjata yang menjadi sasaran operasi.

 

Kasatgas Humas menambahkan, selama pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2026 di wilayah Yahukimo, petugas juga telah mengamankan empat orang lain yang memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue, yakni HH, KG, EH, dan AS. Seluruhnya saat ini masih menjalani proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

"Kami menegaskan bahwa penegakan hukum ini ditujukan kepada pelaku tindak pidana bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat dan petugas, bukan kepada masyarakat sipil. Seluruh tindakan dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

 

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya. (*)

 

Editor : Agung Trihandono
yahukimo Ceposonline.com Satgas damai cartenz 2026