Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

34 Tahun Mengabdi, Kepala Sekolah Ini Akhirnya Saksikan Pendidikan Gratis Hadir di Papua Tengah

E
Penulis: Elfira Halifa❯
Kepala SMP Negeri 1 Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Isayas Tigi. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F TEKEGE
Kepala SMP Negeri 1 Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Isayas Tigi. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F TEKEGE


Advertisement

CEPOSONLINE.COM. NABIRE-Setelah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai pendidik, Kepala SMP Negeri 1 Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Isayas Tigi, mengaku dapat menutup perjalanan kariernya dengan rasa syukur.

Menjelang memasuki masa pensiun pada Oktober 2026, ia akhirnya menyaksikan lahirnya Program Pendidikan Gratis yang dihadirkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Bagi Isayas, kebijakan tersebut bukan sekadar program pemerintah, melainkan tonggak penting dalam pembangunan sumber daya manusia Papua.

Advertisement

Selama puluhan tahun mengajar, ia melihat langsung bagaimana persoalan biaya pendidikan menjadi tantangan yang dihadapi banyak keluarga.

"Saya sangat bersyukur karena menjelang pensiun akhirnya bisa melihat program pendidikan gratis hadir di Papua Tengah”

“Ini merupakan perubahan besar yang sudah lama kami harapkan untuk membantu anak-anak Papua mendapatkan pendidikan yang lebih baik," ujar Isayas saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).

Advertisement

Perjalanan pengabdiannya dimulai pada 1992 sebagai guru di Kabupaten Biak Numfor. 

Selama 15 tahun bertugas di wilayah tersebut, ia kemudian kembali ke kampung halamannya dan mengajar di SMP Negeri 1 Kamuu. Dua tahun berselang, ia dipercaya menjadi kepala sekolah dan tetap mengemban amanah itu hingga kini.

"Secara administrasi saya akan pensiun pada 4 Oktober 2026. Selama menjadi guru, saya melihat sendiri bagaimana pendidikan di Papua terus berkembang dari waktu ke waktu," tuturnya.

Isayas mengenang, pada masa awal dirinya menjadi guru, banyak sekolah masih bergantung pada iuran komite dan bantuan pemerintah pusat untuk memenuhi berbagai kebutuhan operasional.

Advertisement
Editor : Elfira Halifa

Artikel Terkait

Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran, Bupati Dogiyai Berikan Bantuan Rp90 Juta 

Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran, Bupati Dogiyai Berikan Bantuan Rp90 Juta 

Kehilangan rumah akibat kebakaran bukan perkara mudah bagi sebuah keluarga. 

Bupati Dogiyai Bantu Pembangunan Gereja Putaapa Rp706 Juta

Bupati Dogiyai Bantu Pembangunan Gereja Putaapa Rp706 Juta

Ketika rumah ibadah terdampak bencana kebakaran, kehadiran pemerintah menjadi bagian penting dalam membantu umat kembali memiliki tempat

Demo ke DPR Papua Tengah, Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai Pertanyakan Tindak Lanjut Kasus Dogiyai

Demo ke DPR Papua Tengah, Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai Pertanyakan Tindak Lanjut Kasus Dogiyai

Pelajar dan mahasiswa Dogiyai menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPR Papua Tengah, Senin (28/9/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer