Pemkab Tolikara Lepas 25 Mahasiswa Penerima Beasiswa Afirmasi ADik Tahun 2026

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan dan Perpustakaan secara resmi melaksanakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Siswa Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Kabupaten Tolikara Tahun 2026. Sebanyak 25 siswa-siswi penerima Beasiswa Afirmasi (ADik) dilepas untuk melanjutkan pendidikan tinggi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Aula SD Negeri Karubaga pada Kamis, 16 Juli 2026 tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara, Wainus Kogoya, S.E., selaku Penanggung Jawab Program Beasiswa Afirmasi ADik Tahun 2026. Acara turut dihadiri para pendamping siswa dari Dinas Pendidikan dan Perpustakaan serta orang tua yang mengantar putra-putrinya mengikuti prosesi pelepasan.
Dalam sambutannya, Wainus Kogoya menyampaikan bahwa pelepasan tersebut merupakan momen yang membanggakan bagi Kabupaten Tolikara. Sebanyak 25 putra-putri terbaik daerah akan menempuh pendidikan tinggi melalui Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dan akan tersebar di berbagai kota studi di Indonesia.
Menurutnya, Program ADik merupakan bentuk nyata perhatian dan komitmen pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik Papua dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Program tersebut bukan sekadar pemberian beasiswa, tetapi merupakan amanah besar untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkualitas, dan mampu bersaing di masa depan.
Ia menjelaskan bahwa bersama Dinas Pendidikan dan Perpustakaan Kabupaten Tolikara, pihaknya telah berupaya memastikan seluruh tahapan seleksi hingga pemberangkatan berjalan dengan baik. Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan para mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Pertama, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk mensyukuri kesempatan emas tersebut karena telah terpilih melalui proses seleksi yang ketat. Kesempatan itu bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalani dengan penuh kesungguhan.
Kedua, ia berpesan agar seluruh mahasiswa tetap fokus pada tujuan utama, yaitu belajar dengan tekun, disiplin, dan pantang menyerah. Keberhasilan maupun kegagalan, menurutnya, sangat ditentukan oleh usaha dan komitmen masing-masing.
Ketiga, para mahasiswa diminta menjaga nama baik pribadi, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Tolikara di mana pun berada. Mereka diharapkan mampu menjadi duta daerah yang menunjukkan bahwa putra-putri Tolikara mampu bersaing serta meraih prestasi di tingkat nasional bahkan internasional.
Keempat, ia mengingatkan pentingnya hidup hemat dan bijaksana dalam mengelola keuangan selama menempuh pendidikan, dengan mengutamakan kebutuhan akademik dibandingkan kepentingan lainnya.
Kelima, ia berpesan agar para mahasiswa senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan, menjaga komunikasi dengan orang tua dan keluarga, serta terus meminta doa agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran selama menjalani pendidikan.



