CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Pemerintah Kabupaten Tolikara mulai memperkuat disiplin aparatur dan kualitas pelayanan publik melalui evaluasi rutin terhadap kehadiran serta kinerja Aparatur Sipil Negara atau ASN di setiap organisasi perangkat daerah.
Pesan ini disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, Samuel Kogoya, S.H., M.H., saat memimpin apel pagi ASN di halaman Kantor Bupati Tolikara, Igari, Jumat, 17 Juli 2026.
Dalam arahannya, Samuel Kogoya menegaskan, kehadiran ASN bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab langsung kepada masyarakat.
Karena itu, setiap ASN diminta hadir tepat waktu, mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, dan aktif menjalankan tugas pelayanan di kantor masing-masing.
Evaluasi ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi setiap OPD.
Evaluasi dilakukan secara bertahap selama dua minggu. Berbagai masukan yang diperoleh dari lapangan akan dirangkum dan dilaporkan kepada pimpinan daerah untuk menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan.
Asisten I juga memberikan apresiasi kepada ASN yang selama ini tetap hadir dan berkomitmen menjalankan tugas pelayanan.
Menurutnya, kantor pemerintahan harus tetap terbuka dan aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk mendapatkan berbagai kebutuhan administrasi maupun layanan publik.
Selain penguatan disiplin ASN, Pemerintah Kabupaten Tolikara juga mulai mempersiapkan semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mulai 1 Agustus 2026, seluruh kantor pemerintahan diminta memasang Bendera Merah Putih. Pengibaran bendera juga diharapkan dilakukan di sepanjang jalan dan lingkungan masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta wujud semangat kebangsaan.
Samuel Kogoya juga meminta agar bendera yang sudah kusam atau rusak segera diganti dengan bendera yang baru.
Para pemilik kios, toko, dan tempat usaha di sepanjang jalan juga diajak mulai melakukan pengecatan dan pembenahan tempat usaha sejak dini.
Langkah ini dilakukan agar seluruh wilayah terlihat lebih bersih, tertata, dan semarak menyambut bulan kemerdekaan.
Pemerintah juga mengingatkan panitia peringatan HUT Kemerdekaan RI untuk melakukan pengecekan terhadap berbagai dekorasi yang terpasang di rumah-rumah warga maupun fasilitas umum.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tolikara juga menaruh perhatian terhadap hak ASN, khususnya Tambahan Penghasilan Pegawai atau TPP yang belum diterima oleh sebagian pegawai.
Asisten I menyampaikan permohonan maaf kepada ASN yang masih menunggu pembayaran TPP.
Para pimpinan OPD diminta segera berkoordinasi dengan Kepala Badan Keuangan untuk memastikan persoalan tersebut dapat segera dicarikan solusi terbaik.
Pemerintah daerah menegaskan, pemenuhan hak ASN merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah.
Sebab, pelayanan publik yang kuat membutuhkan aparatur yang disiplin, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan mendapatkan hak-haknya secara tertib.
Membangun Tolikara tidak cukup hanya dengan program dan anggaran. Pembangunan membutuhkan aparatur yang disiplin, pelayanan yang hadir, masyarakat yang terlibat, dan pemerintah yang terus mendengar serta menyelesaikan persoalan di lapangan.
Karena ketika ASN hadir dengan tanggung jawab, pemerintah hadir lebih dekat. Dan ketika pemerintah hadir, masyarakat mendapatkan pelayanan serta harapan yang nyata.
(Diskomdigi Tolikara)