CEPOSONLINE.COM, SUPIORI - Sejak dilantik 20 februari bersama seluruh pimpinan daerah di Jakarta, dan serah terima jabatan dari pejabat bupati lama, kepada Bupati Supiori Heronimus Mansoben, S.IP., MSi dan Wakil Bupati Wakil Bupati Drs Sahrul Hasanudin Nunsi M.Si pada 5 Maret 2025, keduanya melakukan langkah-langkah terobosan pembangunan di kabuapten Supuiori.
5 Maret 2026 kemarin, tepat 1 tahun kepemimpinan Bupati dan wakil bupati Supiori, sejumlah terobosan pembangunan sudah dilakukan, dan masih akan dilakukan. Kepada Cenderawasih Pos, Bupati Heronimus Mansoben memaparkan terobosan pembangunan tersebut.
Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Gratis
Beberapa Kebijakan yang merupakan terobosan yang dilakukan, yakni di bidang pelayanan kesehatan gratis. “ Sejak kami dua menerima mandat dari masyarakat, yang kami lakukan di bidang kesehatan, yani pelayanan kesehatan Gratis bagi Masyarakat di Kabupaten Supiori,” ujarnya via telepon.
Tidak hanya bagi orang sakit, jika ada pasien yang meninggal dunia, pemerintah juga memberikan pelayanan gratis untuk orang meninggal, mulai dari menyiapkan perlengkapan seperti baju, sepatu, juga peti jenazah, hingga mobil jenazah.” Semua tidak ditanggung oleh keluarga, tetapi disediakan atau ditanggung oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Termasuk jika ada warga Supiori yang meninggal di Biak, pemerintah menyediakan mobil jenazah gratis untuk membawa jenazah ke Supiori.
“ Intinya, ketika ada warga Supiori yang meninggal, keluarga tidak perlu repot keluarkan biaya beli baju, peti, kendaraan dan lain-lain, karena semua diurus dan ditanggung oleh pemerintah daerah, dan keluarga berduka hanya siap terima di rumah, ” ujar bupati Mansoben seraya menjelaskan, bahwa sumber dana untuk program tersebut yakni dari Dana Otonomi khusus ( Otsus).
Terobosan lain yang dilakukan, yakni Pendidikan Gratis bagi anak sekolah, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK. “ Tidak boleh ada punggutan dalam bentuk apapun, termasuk yang biasa dibayarkan oleh anak didik, seperti baju batik, baju olah raga, semua kami tegaskan tidak boleh ada punggutan ke siswa atau orang tua, ” jelasnya.
Hal ini karena, program yang Bupati dan wakil bupati laksanakan ini merupakan program prioritas – Asta Cita Presiden yang dilaksanakan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Supiori.
Untuk pegawai Negeri, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Uang Lauk Pauk (ULP) bagi PNS, juga dilaksanakan dengan lancar.
Kebijakan lain di 1 tahun kepemimpinan, yakni pemberian beras gratis kepada masyarakat di Kabupaten Supiori yang dilaksanakan 2 kali dalam 1 tahun. “ Menggunakan dana Otsus, Kita siapkan beras gratis, dan dibagi ke masyarakat, “ jelas Bupati Mansoben.
Gratiskan Pengurusan Dokumen Kependudukan
Di sektor pelayan public, Bupati menjelaskan, pemerintah daerah menyiapkan bantuan dana studi akhir untuk mahasiswa murni asal supiori yang kuliah.
Dibidang Kesehatan, pemerintah kabupaten Supiori juga memberikan dukungan dana untuk pasien yang berobat/atau dirujuk berobat ke rumah sakit di luar Supiori, seperti ke Biak, Jayapura, Makassar atau Jakarta. “ Yang penting ada pengajuan proposal, kami pemerintah akan bantu biaya pengobatan pasien rujukan keluar Papua, langsung ke rekening yang bersakutan,” jelasnya.
Sementara untuk pelayanan Dukcapil, pemerintah juga gratiskan pengurusan dokumen kependudukan seperti pengurusan KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Nikah, hingga akta kematian.
Bupati menyadari, dalam 1 tahun kepemimpinan Bupati dan wakil bupati, ada program yang sudah dan sedang berjalan, tetapi ada yang belum sempat dijalankan sesuai visi misi, karena kondisi keuangan daerah, termasuk mendukung program asta cita Presiden dan program pemerintah pusat, seperti MBG dan Koperasi Merah putih, kampung nelayan merah putih dan sekolah rakyat.
“ Tapi kami berterima kasih kepada Presiden RI yang benar-benar melihat kondisi Masyarakat, yang akhirnya program yang diturunkan menyetuh masyarakat bawah, termasuk kami di Supiori,” terangnya.(*)
Editor : Lucky Ireeuw