CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Persis Solo dipastikan menghadapi persaingan sengit pada Grup Timur Liga 2 Championship 2026/2027. Laskar Sambernyawa tergabung bersama PSBS Biak, Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Deltras FC Sidoarjo, Persela Lamongan, Kendal Tornado FC, Persiba Balikpapan, RANS Nusantara FC
Grup Timur diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif musim ini. Sejumlah klub merupakan langganan kasta tertinggi sepak bola Indonesia, seperti Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Persela Lamongan, hingga PSBS Biak yang baru saja terdegradasi dari Super League.
Meski demikian, pelatih Persis Solo Ricky Nelson enggan menganggap hanya beberapa tim sebagai rival utama. Menurutnya, seluruh peserta Liga 2 memiliki kualitas yang mampu menyulitkan siapa pun.
Saya pikir di Liga 2 ini kompetisi persaingannya ketat ya," ujar Ricky Nelson kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (15/7/2026).
Mantan pelatih Persipura Jayapura itu menilai kekuatan antarklub musim ini relatif merata. Karena itu, ia tidak ingin anak asuhnya hanya mewaspadai tim-tim yang memiliki nama besar.
"Jadi kadang-kadang kita nggak bisa bilang oh Persipura yang bagus, Barito yang bagus, Kendal yang bagus, Tornado yang bagus, sama mungkin Deltras atau Persela," katanya.
Menurut Ricky, justru tim-tim yang datang tanpa beban dan hanya memasang target bertahan di Liga 2 sering kali menjadi lawan yang paling merepotkan.
"Tapi kadang-kadang kita lupa juga ada tim-tim yang memang tanda kutip hanya mau bertahan aja itu bisa jadi masalah buat kita," lanjutnya.
Karena itu, ia meminta seluruh pemain Persis tidak terpaku pada nama besar lawan. Fokus utama tim saat ini adalah meningkatkan kualitas permainan sendiri dan menjaga konsistensi sepanjang musim.
Baginya, target Persis Solo bukan hanya mampu bersaing dengan tim unggulan, tetapi meraih poin di setiap pertandingan demi menjaga peluang promosi ke Super League. (*)