CEPOSONLINE.COM – PSSI dikabarkan bakal segara menaturalisasi satu lagi pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain yang dimaksud adalah Joey Pelupessy.
Joey saat ini bermain untuk Lommel SK di Belgia.
Dia dinaturalisasi karena memiliki darah Maluku.
Selain Joey, terdapat sejumlah pemain keturunan Maluku yang sudah terlebih dahulu dinaturalisasi PSSI untuk membela Timnas Indonesia.
Berikut daftar pemain Indonesia di luar negeri yang berdarah Maluku:
1. Eliano Johannes Reijnders/PEC Zwolle
Adik dari pemain AC Milan Tijjani Reijnders ini punya darah Maluku dari garis keturunan sang ibu, Angelina Lekatompessy. Sedang ayahnya Martin Reijnders adalah eks pemain PEC Zwolle dan FC Haka.
Sedang kakek dan nenek buyutnya yakni Etus Lekatompessy dan Mimi Lekatompessy berasal dari Latuhalat, Kec Nusaniwe, Ambon.
Pemain yang berposisi bek kanan atau bek kiri tampil 15 kali di semua ajang musim ini bersama PEC Zwolle. Performa terbaik Eliano musim ini yaitu saat membantu Blauwvingers, julukan PEC Zwolle, menang 3-1 atas juara bertahan PSV Eindhoven (18/1).
2. Shayne Pattynama/KAS Eupen
Shayne memiliki ayah yang berasal dari sebuah pulau kecil di selatan Maluku, yaitu Pulau Haruku. Sejak 23 Januari 2023, pemain 26 tahun itu sudah bergabung dan bermain buat timnas Indonesia.
Shayne bisa bermain dalam 2 posisi. Yaitu bek kiri dan gelandang kiri. Namun musim ini di Eupen, pelatih lebih sering memainkan Shayne pada posisi bek kiri.
Di Challenger Pro League, kompetisi kedua Belgia, Shayne bermain sebanyak 16 kali di semua ajang dengan 7 kali diantaranya jadi starter.
3. Ragnar Oratmangoen/FCV Dender
Oratmangoen memiliki darah Indonesa dari kakek juga neneknya yang berasal dari Kecamatan Fordata, Kab Kepulauan Tanimbar. Tanimbar ini merupakan salah satu wilayah dari Provinsi Maluku.
Oratmangoen bisa bermain dalam 2 posisi. Yaitu gelandang serang atau gelandang tengah. Penampilan pemain 27 tahun itu ketika Indonesia bermain imbang 1-1 lawan Arab Saudi di kualifikasi PIala Dunia 2026 mendapat apresiasi.
Pemain yang memulai karir junior di NEC Nijmegen itu merupakan kerabat Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangoen.
4. Kevin Diks/FC Copenhagen
Pesepakbola ini merupakan pemain yang punya darah Maluku dari sang ibu, Natasja Diks-Bakarbessy. Dari kabar yang beredar, keluarga orang tuanya itu berasal dari Desa Waai, Kecamatan Salahulu, Pulau Ambon.
Diks meski memang sempat membela Belanda di sepak bola kelompok umur. Namun kemudian Oktober 2024 beralih kewarganegaraan menjadi Indonesia.
Performa Diks musim ini sungguh tokcer. Meski berposisi sebagai bek tengah akan tetapi Diks adalah top skor Copenhagen dengan 10 gol di semua ajang. Diks juga berkontribusi 4 umpan gol buat tim sejauh ini.
Sebelum di Copenhagen, Diks membela beberapa klub lain. Mulai Vitesse Arnhem, Feyenoord, juga AC Fiorentina.
5.Stefano Lilipaly/Borneo FC
Fano, sapaan Stefano Lilipay, adalah pemain naturalisasi gelombang awal. Garis keturunan Maluku didapatkan Fano dari sang ayah.
Sejak 2013, Fano telah menjadi pemain Indonesia. Bahkan jumlah caps pemain 35 tahun itu sudah mencapai angka 30.
Fano merupakan bagian dari skuad Luis Milla ketika Indonesia turun di Asian Games 2018. Sayang, Indonesia tersisih di 16 besar. (*)
Editor : Gratianus Silas