CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kutukan Norwegia terhadap Brasil belum juga berakhir.
Selecao kembali harus menelan pil pahit setelah takluk 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, sekaligus mengubur mimpi meraih gelar dunia keenam.
Kekalahan ini bukan sekadar menghentikan langkah Brasil di turnamen, tetapi juga memperpanjang rekor buruk mereka saat menghadapi Norwegia.
Meski berstatus salah satu favorit juara, tim Samba kembali gagal mematahkan dominasi wakil Skandinavia tersebut.
Norwegia tampil disiplin sepanjang pertandingan. Organisasi pertahanan yang solid membuat Brasil kesulitan mengembangkan permainan, sementara serangan balik cepat berkali-kali mengancam lini belakang Selecao.
Penyerang andalan Norwegia, Erling Haaland, kembali menjadi mimpi buruk bagi Brasil.
Bomber haus gol itu berhasil mencetak 2 gol di laga ini, sekaligus membawa Norwegia lolos ke semifinal.
Brasil sempat membuka asa ketika Neymar mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Namun gol tersebut hanya menjadi pelipur lara karena hingga peluit panjang berbunyi, Selecao gagal mencetak gol penyeimbang.
Kemenangan itu memastikan Norwegia melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026, sedangkan Brasil harus angkat koper dari Piala Dunia 2026.
Yang lebih menyakitkan, kekalahan tersebut kembali menegaskan bahwa kutukan Norwegia masih menghantui Brasil.
Meski telah mengoleksi lima gelar juara dunia, tim Samba belum pernah sekalipun mengalahkan Norwegia dalam empat pertemuan sebelumnya.
Rekor itu kini terus berlanjut setelah duel kelima kedua tim di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sejarah pertemuan kedua negara memang berpihak kepada Norwegia. Pertemuan pertama terjadi pada 28 Juli 1988 dalam laga persahabatan yang berakhir imbang 1-1.
Sembilan tahun kemudian, tepatnya pada 1997, Norwegia sukses menumbangkan Brasil dengan skor 2-1 dalam laga uji coba internasional.
Setahun berselang, kedua tim kembali bertemu di fase grup Piala Dunia 1998.
Saat itu Brasil yang diperkuat para bintang dan difavoritkan menjadi juara justru dipaksa menyerah 1-2 oleh Norwegia, hasil yang menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen tersebut.
Setelah lebih dari dua dekade tidak bertemu, kedua tim kembali berhadapan dalam laga persahabatan pada 2025.
Brasil lagi-lagi gagal memetik kemenangan setelah hanya mampu bermain imbang, sehingga rekor tanpa kemenangan atas Norwegia tetap bertahan.
Kini, pada Piala Dunia 2026, harapan Brasil untuk menghapus kutukan itu kembali pupus.
Kekalahan 1-2 di babak 16 besar membuat catatan buruk tersebut semakin panjang.
Dalam lima pertemuan melawan Norwegia sejak 1988, Brasil belum pernah meraih satu kemenangan pun, dengan rincian tiga kekalahan dan dua hasil imbang.
Sebaliknya, bagi Norwegia, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mereka pantas diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat di Piala Dunia 2026. (*).
Editor : Yohanes Palen