Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Keerom Minta Masyarakat Memilih Kepala Kampung yang Bisa Bangun Kampung

E
Penulis: Erianto Pasae❯
Bupati Keerom, Piter Gusbager usai melakukan penandatanganan kesepakatan bersama Forkopimda di Gedung Pramuka, Kampung Asyaman, Distrik Arso, pada Jumat (3/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager usai melakukan penandatanganan kesepakatan bersama Forkopimda di Gedung Pramuka, Kampung Asyaman, Distrik Arso, pada Jumat (3/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, meminta masyarakat untuk memilih calon kepala kampung yang tepat dan benar-benar memiliki kemampuan untuk membangun kampung.


Tahun ini, sebanyak 65 kampung di Kabupaten Keerom akan melaksanakan pemilihan kepala kampung serentak pada bulan Agustus. 


Dari jumlah tersebut, 59 kampung akan menggelar pemilihan secara langsung, sementara 6 kampung lainnya menggunakan mekanisme Pemilihan Antarwaktu (PAW).

Advertisement


Menurut Bupati Gusbager, perkembangan Kabupaten Keerom secara keseluruhan sangat bergantung pada kemajuan di tingkat kampung. Ia mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan pemilihan ini agar terpilih pemimpin yang berkualitas.


“Kemajuan Kabupaten Keerom diawali dari kampung. Kampung yang mandiri, sehat, dan makmur akan berdampak besar untuk kabupaten ini. Mari kita kawal sama-sama untuk memilih orang yang tepat dan memenuhi syarat, serta memastikan pelayanan masyarakat terlaksana sesuai amanat undang-undang,” ungkap Bupati Gusbager saat membuka rapat Forkopimda di Gedung Pramuka, Kampung Asyaman, Distrik Arso, pada Jumat (3/7/2026).


Untuk mewujudkan harapan tersebut dan memastikan pemimpin yang terpilih adalah orang yang tepat, Bupati Gusbager menekankan dua hal penting selama proses tahapan pemilihan.

Advertisement


Pertama, kata Bupati Gusbager, Pemerintah membutuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan mencegah konflik di lingkungan masyarakat.


“Pemda Keerom tidak bisa bekerja sendiri. Itu sebabnya kita mengumpulkan mitra penting di Keerom untuk membicarakan, membahas, dan mencermati terkait pemilihan kepala kampung,” ujarnya.


Kedua, bupati dua periode itu mengingatkan potensi pelanggaran hukum jika proses ini tidak dikawal dengan baik.


“Karena di dalamnya melibatkan masyarakat, maka ada potensi terjadinya gesekan dan bisa menimbulkan tindakan melawan hukum. Itu sebabnya kita berkumpul untuk memastikan komitmen kita hari ini dalam mengawal pemilihan kepala kampung Agustus mendatang,”katanya.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom Bayar Lahan Rest Area dan Situs Rohani

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan pembayaran ganti rugi tanah tahap ketiga untuk kawasan rest area dan situs rohani di Kampung Yowon

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom Bantu Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani Pasca Kebakaran

Bupati Keerom, Piter Gusbager menyerahkan bantuan dana senilai Rp300 juta untuk rehabilitasi Panti Asuhan Putri Kerahiman di Sentani, Kabup

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemkab Keerom Segera Tertibkan Pemukiman di Jalur Hijau dan Daerah Rawan Banjir

Pemerintah Kabupaten Keerom akan menertibkan kawasan pemukiman yang berada di jalur hijau, daerah aliran air, serta zona rawan banjir mulai

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer