Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Di Kegiatan Snap Mor, Bupati dan Masyrakat Tombak Ikan di Kampung Mnurwar

F
Penulis: Fiktor Palembangan❯
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, SH.,MM bersama masyarakat turun ke laut menombak ikan dalam kegiatan Snap Mor, Festival Munara Wampasi tahun 2026, di Kampung Mnurwar, Distrik Oridek, Sabtu (4/5/2026). (Fiktor Palembangan/ceposonline.com)
Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, SH.,MM bersama masyarakat turun ke laut menombak ikan dalam kegiatan Snap Mor, Festival Munara Wampasi tahun 2026, di Kampung Mnurwar, Distrik Oridek, Sabtu (4/5/2026). (Fiktor Palembangan/ceposonline.com)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, BIAK- Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, SH.,MM bersama masyarakat menombak ikan dalam kegiatan Snap Mor, Festival Biak Munara Wampasi (BMW) tahun 2026, di Kampung Mnurwar, Distrik Oridek, Sabtu (4/7/2026). 

Kegiatan Snap Mor ini adalah kegiatan hari kelima Festival Biak Munara Wampasi tahun 2026, tanggal 1 – 7 Juli 2026.

Snap Mor adalah tradisi menangkap ikan dengan menggunakan kalawai (tombak) dan dilakukan secara bersama-sama pada saat air surut. Tak hanya Bupati dan masyarakat, pengunjung atau wisawatan dari luar daerah, termasuk wisatawan manca  negara juga ikut dalam kegiatan yang digelar secara rutin di festival tahunan BMW. 

Advertisement

Bupati Markus O. Mansnembra dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Snap Mor sudah menjadi salah satu bagian penting dalam agenda tahunan Festival BMW yang dilsakanak setiap tahun. 

Dikatakan, tradisi ini bukan sekadar aktivitas mencari ikan, melainkan perwujudan rasa syukur atas anugerah alam, mempererat kebersamaan, dan menjaga kearifan lokal masyarakat Biak.

“Snap Mor bukan sekadar tradisi menangkap ikan bersama, melainkan simbol kebersamaan, gotong royong, dan penghormatan masyarakat terhadap alam melalui kearifan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujar Markus Mansnembra. 

Advertisement

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya Festival Biak Munara Wampasi 2026 yang kembali menjadi ruang mempererat persatuan masyarakat melalui pelestarian budaya lokal.

Sekedar diketahui, selain Snap Mor, dalam kegiatan Festival BMW tahun 2026 juga ada kegiatan Parade Wor dan Musik Tambur: iring-iringan budaya dan musik tradisional Biak, Apen Beyeren: ritual budaya berjalan di atas batu  panas, Pameran Ekonomi Kreatif: menampilkan berbagai hiasan, kerajinan, dan ukiran bernuansa adat Biak yang dibuat oleh seniman OAP.

Selain itu, juga ada kegiatan Tur Wisata Padaido, Parade Perahu Adat Mansusu, Lomba Foto Bawah Laut, Simponi Wampasi, dan Parade Tari Yosim Pancar dan sejumlah kegiatan lainnya. (*)

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Satu Gelar Sudah Diraih, Mampukah Kota Jayapura Pertahankan Juara Umum Pesparani?

Satu Gelar Sudah Diraih, Mampukah Kota Jayapura Pertahankan Juara Umum Pesparani?

Kontingen Kota Jayapura mengawali kiprahnya dalam Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II tingkat Provinsi Papua tahun 2026

Bukan Hanya Bernyanyi, Pesparani di Biak Bawa Pesan Persatuan

Bukan Hanya Bernyanyi, Pesparani di Biak Bawa Pesan Persatuan

Lebih dari 800 orang diperkirakan menghadiri pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II tingkat Provinsi Papua 2026 di Kab

Dikdaya Biak Gagas Festival Toilet Sekolah, Dorong Gerakan Budaya Bersih Sejak Dini

Dikdaya Biak Gagas Festival Toilet Sekolah, Dorong Gerakan Budaya Bersih Sejak Dini

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, menggagas Festival Toilet Sekolah sebagai upaya mendorong terciptanya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer