CEPOSONLINE.COM, BIAK-Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra, SH.,MM mengatakan, insentif yang diberikan dari Kementerian Dalam Negeri sebesar Rp. 3 miliar sebagai Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Papua akan digunakan untuk memperkuat program pengendalian inflasi dan penurunan stunting ataupun angka kemiskinan.
“Ya memang ada penjelasan bahwa anggaran ini bisa saja kita gunakan juga untuk peruntukan yang lain, tetapi kami pastikan kita akan mendorong lagi khusus untuk penanganan stunting,” kata Bupati di Gedung Negara Biak 1, Rabu (24/06/2026).
Menurutnya, penggunaan insentif sebesar Rp. 3 miliar itu nantinya akan benar-benar dikawal dan dilakukan secara transparan. Setiap program akan dijelaskan pembiayaannya dan dipastikan realiasi penggunaannya tepat sasaran ke masyarakat.
“Kami sudah dimintai rincian program dari Kemendagri, apa saja yang akan diusulkan untuk dana insentif Rp. 3 miliar. Kami sementara susun dan sampaikan kesana, yang pasti dana ini akan digunakan sebaik mungkin dan secara transparan untuk memperkuat penanganan stunting ataupun pengendalian inflasi,” ucap Bupati.
Seperti diketahui, Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Papua oleh Pemerintah Pusat melalui Mendagri bukan sekadar evaluasi, melainkan wadah menampilkan inovasi dan keberhasilan kepala daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam apresiasi yang diikuti 42 daerah di 6 provinsi di Tanah Papua, , Kabupaten Biak Numfor behasil menjadi terbaik kedua di kategori penurunan Inflasi sekaigus berharhap atas intensi sebesar Rp. 2 miliar. Sementara kategori terbaik pertama diraih Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Manokwari Selatan sebagai terbaik dari Provinsi Papua Barat.
Selain itu, Kabupaten Biak Numfor juga berhasil keluar sebagai terbaik ketiga dikategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dengan insentif sebesar Rp. 1 miliar, lalu Kabupaten Mimika dari Provinsi Papua Tengah berhasil meraih Terbaik 1 di tingkat kabupaten, disusul Kabupaten Jayapura terbaik kedua.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa ada empat kategori dalam pemberian apresiasi ini, diantaranya kategori penurunan angka kemiskinan dan stunting, penurunan inflasi, kategori Creative Financing (pembiayaan kreatif) dan kategori penurunan tingkat penangguran.
Bupati Markus Mansnembra mengatakan, hasil terbaik kedua dan ketiga didua ketegori dari empat kategori secara keseluruhan yang menjadi penilaian, adalah suatu hal yang luar bias ajika dibandingkan dengan 42 kabupaten/kota di 6 provinsi di Tanah Papua.
Pasalnya, kondisi kemampuan keuangan dan pendapatan daerah Kabupaten Biak Numfor jauh berbeda dengan beberapa kabupaten/kota lainnya, namun masih bisa memberikan hal yang terbaik.
“Di tengah keterbatasan Kabupaten Biak Numfor, pemerintah daerah, semua stakeholder dan masyarakat masih bisa melakukan yang terbaik. Ini adalah hasil kerja-kejar kita semua, ini adalah dukungan dari berbagai pihak, bahkan juga termasuk masyarakat kita,” ujarnya.
“Capaian ini juga akan menjadi motivasi bagi kami para kepala daerah untuk terus bekerja lebih baik lagi ke depan, dan tentunya menjadi motivasi bagi kita semua di Kabupaten Biak Numfor untuk bersama-sama melakukan yang terbaik bagi daerah ini sesuai dengan kapasitas dan fungsi masing-masing,” lanjutnya.
Ia juga mengatakan, bahwa capaian apresiasi ini bukan sebuah kepuasan dari kerja-kerja, namun akan menjadi motivasi sebagai energi baru untuk ke depan terus melakukan kerja-kerja terbaik bagi kemajuan Kabupaten Biak Numfor yang lebih baik kedepan melalui berbagai program, termasuk peningkatan pelayanan ke masyarakat..
Terkait dengan apresiasi itu, Bupati juga menyampaukan apresiasi dan terima kasih semua wartawan atas dukungan penyebarluasan informasi. Ia menilai apresiasi yang diberikan itu juga tidak terlepas dari peran wartawan menyampaikan informasi.
“Khusus untuk seluruh teman-teman para wartawan yang ada di Kabupaten Biak Numfor saya mengucapkan terima kasih, karena juga ikut memberikan kontribusi yang luar biasa, memberikan berbagai informasi kepada kita, kepada dunia luar, tidak saja di wilayah biak tetapi juga ke luar bahkan sampai ke pusat,” ucapnya. (*)