CEPOSONLINE.COM, BIAK-Universitas Gajah Madah (UGM) kembali menempatkan 30 orang mahasiswasnya dari berbagai jurusan melaksanaakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Biak Numfor pada tahun 2026. Ini adalah kegiatan KKN mahasiswa UGM yang kesekian kalinya dilakukan di Kabupaten Biak Numfor sejak tahun 2018 lalu.
“Ada 30 mahasiswa UGM dan 1 dosen pendamping baru kami terima, mereka akan melaksanakan KKN di Biak selama 50 hari kedepan. Pelaksanaan KKN UGM di Biak ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu, mulai dari tahun 2018 dan berlanjut terus hingga saat ini,” ujar Bupati Markus Mansmembra kepada wartawan setelah menerima mahasiswa UGM, di Gedung Negara Biak Numfor 1, Rabu (24/06/2026).
Pelaksanaan KKN kali ini dipusatkan di wilayah kepulauan Distrik Aimado, tepatnya di kampung Saribra, Pulau Bromsi. Pulau Bromsi sendiri merupakan salah satu pulau agak terluar digugusan kepulauan Aimando – Padaido, Kabupaten Biak Numfor.
Bupati berharap, keberadaan mahasiswa yang akan berbaur dengan masyarakat tidak hanya belajar dan mempraktekan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah, namun juga bisa mengedukasi masyarakat sesuai dengan keilmuannya masing-masing.
“Tentu diharapkan para mahasiswa yang melaksanakan tugas KKN ini, ini bukan sebuah formalitas yang mereka lakukan saja. Tetapi sesungguhnya ini benar-benar mereka datang hadir di Biak untuk melaksanakan kewajiban mereka, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.
Dari hasil prosentase kegiatan yang akan dilakukan, lanjut Bupati, ada program-program yang memang sangat relevan dengan program pemerintah daerah yang saat ini terus dorong. Misalnya, disektor pariwisata, kemudian perikanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, Ia berharap dalam kurung waktu 50 hari ini, para mahasiswa ini benar-benar akan melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Kami pastikan bahwa keberadaan mereka di lokasi KKN, khususnya di Kampung Saribra, Pulau Bromsi, mereka akan memberikan output positif, bagi masyarakat di gugusan Kepulauan Aimando-Padedo, termasuk bagi masyarakat Kabupaten Biak-Numfor pada umumnya,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, sebelum turun ke lokasi KKN, para mahasiswa ini dipertemukan langsung dengan kepala OPD terkait, beberapa diantaranya seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas PU dan PR, Dinas Pariwisata dan beberapa pimpina OPD terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk mengkoordinasikan dan mengkolaborasikan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan di lapangan. (*)