Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Begini Kronologis Lengkap Terbakarnya Pesawat di Bandara Ilaga

Karolus Daot • Senin, 25 Agustus 2025 | 12:41 WIB
Pesawat Kargo PK-PPI mengalami kecelakaan di landasan pacu Bandara Aminggaru, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (25/8/2025) pagi (CEPOSONLINE.COM/Polres Puncak)
Pesawat Kargo PK-PPI mengalami kecelakaan di landasan pacu Bandara Aminggaru, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (25/8/2025) pagi (CEPOSONLINE.COM/Polres Puncak)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pesawat kargo milik Aviasi Puncak dengan nomor registrasi PK-PPI mengalami kecelakaan di landasan pacu Bandara Aminggaru, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (25/8/2025) pagi.

 Insiden ini menyebabkan badan pesawat terbakar, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Kapolres Puncak, Kompol Mardi Marpaung, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan kronologi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.40 WIT itu berawal saat pesawat yang diawaki Captain Andi Reshar dan Copilot Amianus Wamang mendarat setelah terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika. 

Pesawat membawa muatan berupa bahan bangunan baja ringan untuk kebutuhan masyarakat di Kabupaten Puncak.

"Pesawat mendarat dengan normal. Namun sesampainya di ujung landasan, pesawat hilang kendali dan menabrak Pos Pasgat Bandara Aminggaru," ungkapnya dalam keterangan tertulis. 

Sesaat sebelum menabrak pos, kedua awak pesawat berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat keluar dari kokpit. 

Sementara di dalam pos jaga milik Pasgat TNI AU, terdapat dua personel yang sedang bertugas.

 Keduanya juga berhasil keluar sebelum pesawat menghantam pos tersebut. Meski demikian, salah satu personel Pasgat mengalami luka ringan akibat terjatuh saat mencoba menyelamatkan diri. 

"Syukurlah tidak ada korban jiwa. Hanya satu anggota Pasgat yang luka ringan," tambah Kompol Mardi.

Benturan keras membuat bagian depan pesawat, terutama mesin dan baling-baling, langsung terbakar. Api kemudian menjalar ke badan pesawat. Namun ekor dan kedua sayap pesawat tidak sampai hangus.

Karena di sekitar bandara tidak terdapat fasilitas pemadam kebakaran, upaya pemadaman dilakukan secara manual oleh Satgas Kopasgat, aparat keamanan (Apkam), serta masyarakat menggunakan peralatan seadanya. 

"Api berhasil dikendalikan meski sempat membakar sebagian besar badan pesawat," jelasnya Kompol Mardi.

Polres Puncak langsung merespons dengan mendatangi lokasi kejadian, mengamankan area sekitar, serta membantu proses evakuasi dan pemadaman. 

"Kami bersama masyarakat berupaya maksimal dengan segala keterbatasan yang ada,” ujar Kompol Mardi.

Pihaknya tengah menyelidiki terkait penyebab hilangnya kendali pesawat tersebut. Adapun Pilot dan copilot langsung kembali ke Timika menggunakan pesawat lain tidak lama setelah kejadian, sehingga belum bisa dimintai keterangan resmi.

Sebagai dampak kecelakaan ini, aktivitas penerbangan di Bandara Aminggaru Ilaga ditutup sementara. 

Penutupan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses penyelidikan serta pembersihan area landasan.

Kompol Mardi menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, TNI AU, serta pihak Aviasi Puncak untuk menyelidiki penyebab insiden.

"Yang terpenting saat ini semua selamat. Selanjutnya kita tunggu hasil investigasi resmi," tutup Kompol Mardi (*)

Editor : Agung Trihandono
#Papua Tengah #PESAWAT #Puncak