Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sikapi Sanksi Komdis PSSI, Eduard Ivakdalam Berharap Persipura Dapat Keringanan

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Legenda Hidup Persipura, Eduard Ivakdalam. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).
Legenda Hidup Persipura, Eduard Ivakdalam. (CEPOSONLINE.COM/HANS PALEN).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Legenda hidup Persipura Jayapura, Eduard Ivakdalam akhirnya buka suara terkait sanksi berat yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Persipura pasca kerusuhan usai laga play-off melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026).

Persipura diketahui menerima lima sanksi dari Komdis PSSI.

Adapun sanksi yang paling berat yakni larangan bermain dengan penonton selama satu musim penuh pada Kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. 

Advertisement

Selain itu, tim Mutiara Hitam juga dijatuhi denda sebesar Rp.240 juta.

“Ya, dengan kekalahan itu sehingga terjadi kerusuhan usai laga,” ujar Eduard Ivakdalam saat dihubungi Ceposonline.com melalui sambungan telepon seluler, Jumat (22/5/2026) sore.

Mantan kapten Persipura itu mengaku prihatin dengan insiden yang terjadi setelah pertandingan tersebut. 

Advertisement

Menurutnya, aksi kerusuhan hingga pembakaran kendaraan di luar stadion sangat merugikan tim maupun masyarakat Papua secara luas.

“Kita memang sudah dengar bahwa manajemen Persipura sudah lakukan banding atas sanksi ini,”kata Edu.

Edu mengingatkan bahwa Persipura juga pernah mengalami situasi sulit serupa di masa lalu saat terjadi kerusuhan di Stadion Mandala Jayapura. 

Namun, kala itu situasinya tidak sampai menimbulkan aksi pembakaran kendaraan.

Advertisement

Artikel Terkait

Eduard Ivakdalam: Persipura Pernah Sulit, Tapi Tetap Bisa Bangkit dan Juara

Eduard Ivakdalam: Persipura Pernah Sulit, Tapi Tetap Bisa Bangkit dan Juara

Legenda hidup Persipura Jayapura, Eduard Ivakdalam, mengajak seluruh elemen Persipura dan masyarakat Papua untuk tetap tenang serta belajar menghadapi situasi sulit yang tengah dialami klub kebanggaan Tanah Papua

Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan TNI dalam Operasi di Kali Senami, Yahukimo

Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan TNI dalam Operasi di Kali Senami, Yahukimo

Tim gabungan Komando Operasi (Koops) TNI Habema yang terdiri dari Detasemen 3 Satgas Rajawali V dan Satgas Yonif 3 Marinir berhasil

​Wujudkan Kota Ramah Anak, Pemkot Jayapura Gandeng Lintas Sektor Susun RAD KLA

​Wujudkan Kota Ramah Anak, Pemkot Jayapura Gandeng Lintas Sektor Susun RAD KLA

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kota Layak Anak (KLA) yang digelar pada Jumat (6/11/2026).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer