
CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Aparat gabungan TNI-Polri terus berpacu dengan waktu dalam operasi penyelamatan dan perburuan pelaku pembunuhan sadis di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Fokus utama petugas saat ini adalah mengevakuasi korban tewas, menyelamatkan warga yang masih terjebak di hutan, serta mengejar kelompok bersenjata yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut.
Hingga saat ini, data resmi mencatat 10 pendulang emas meninggal dunia akibat serangan tersebut. Angka ini dikhawatirkan bisa bertambah lantaran sejumlah pekerja dilaporkan masih kocar-kacir dan bersembunyi di dalam hutan lebat untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan investigasi awal serta analisis rekaman video yang beredar, aktor di balik pembantaian ini diduga kuat adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue.
Kelompok ini dipimpin oleh Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka, dengan kekuatan sekitar 15 personel yang dibekali satu pucuk senapan serbu AR-15 serta beberapa senjata api rakitan.



