Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ritual Patah Panah Menandakan Konflik Sosial Lanny Jaya dan Kurima Berakhir 

D
Penulis: Deni Tonjau❯
Ritual patah panah dalam penyelesaian konflik sosial antara Lanny Jaya dan Kurima yang dilakukan di halaman Mapolres Jayawijaya. Sabtu (23/5/2026). (Ceposonline.com/Deni Tonjau)
Ritual patah panah dalam penyelesaian konflik sosial antara Lanny Jaya dan Kurima yang dilakukan di halaman Mapolres Jayawijaya. Sabtu (23/5/2026). (Ceposonline.com/Deni Tonjau)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, WAMENA - Konflik dua kelompok massa akhirnya diselesaikan dengan melakukan ritual patah panah yang dilakukan di halaman Mapolres Jayawijaya, Sabtu (23/5/2026). Acara ini dihadiri perwakilan dari Lanny Jaya dan perwakilan dari Wouma Kurima. 

 

Proses patah panah yang memandai berakhirnya konflik antara dua kelompok masa tersebut disaksikan oleh sejumlah tokoh diantaranya Wamendagri, Gubernur Papua pegunugan, Kapolda Papua , Pangdam XVII Cenderawasih, Danrem 172/ PWY , Bupati Jayawijaya, Lanny Jaya dan Yahukimo

Advertisement

 

Wakil Menteri Dalam Ribka Haluk menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat, mewakili pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada masyarakat dengan kerendahan hati dan berjiwa besar menerima semua situasi dan keadaan serta musibah bagi keluarga besar Provinsi Papua Pegunungan.

 

Advertisement

“Saya sebagai perempuan adat turut menangis sekaligus bangga, sebab orang tua saya bisa menyelesaikan masalah ini dengan adat dan berjiwa besar bisa menerima semua ini,”ungkapnya di Wamena

 

Saat ini bisa diselesaikan konflik yang terjadi untuk perdamaian yang diinisiasikan secara adat dalam ritual patah panah, Ia juga berterima kasih kepada para Bupati yang siang malam memfasilitasi masyarakat, apapun yang dilakukan baik materi dan moril.

 

Advertisement
Editor : Agung Trihandono

Artikel Terkait

Delapan Wakil Adat dari 40 Distrik Kini Duduk di DPRK Jayawijaya

Delapan Wakil Adat dari 40 Distrik Kini Duduk di DPRK Jayawijaya

Delapan anggota DPRK Jayawijaya mekanisme Otsus dan satu anggota DPRK Jayawijaya  dari pergantian antar waktu (PAW) dilantik Ketua Pengadila

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Tanpa Sebab Yang Jelas Seorang Pemuda Ditikam di Depan Kios

Polres Jayawijaya masih mendalami motif tindak pidana kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kejadian ini terjadi di Sinakma

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Lapas Wamena Sudah Over Kapasitas, Bangunan Rapuh, Saatnya Pemprov Papeg Berikan Perhatian

Kondisi kapasitas di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wamena sudah sesak, pasalnya satu-satunya Lapas di Papua Pegunungan itu kelebihan nyari

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer