CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Dunia penerbangan Indonesia kembali mencatat sejarah. Marlina Chlara Sesa, perempuan asal Papua, resmi menjadi perempuan asli Papua pertama yang mengantongi lisensi Type Rating Airbus A320, sertifikasi khusus yang menjadi syarat bagi seorang pilot untuk menerbangkan pesawat komersial jenis Airbus A320.
Lisensi tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada 26 Juni 2026, setelah perempuan yang biasa dipanggil dengan sebutan Tante Jahe itu dinyatakan lulus seluruh rangkaian pelatihan dan uji kompetensi sesuai standar keselamatan penerbangan yang berlaku.
Pencapaian ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Marlina sebagai pilot, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Papua.
Keberhasilannya membuktikan bahwa putra-putri Papua mampu bersaing dan menembus profesi berstandar internasional yang membutuhkan kemampuan teknis, disiplin, dan tanggung jawab tinggi.
Dilansir dari okezone, dalam dunia penerbangan, seorang pilot yang telah memiliki Commercial Pilot License (CPL) belum otomatis dapat menerbangkan seluruh jenis pesawat komersial.
Setiap tipe pesawat memiliki karakteristik, sistem, teknologi, serta prosedur operasional yang berbeda sehingga membutuhkan pelatihan lanjutan.
Pelatihan tersebut dikenal sebagai Type Rating, yaitu sertifikasi yang menyatakan seorang pilot telah memenuhi kualifikasi untuk mengoperasikan tipe pesawat tertentu secara aman sesuai standar regulator penerbangan.
Salah satu sertifikasi yang paling banyak dibutuhkan maskapai adalah Type Rating Airbus A320. Pesawat berbadan sempit (narrow body) ini digunakan secara luas oleh berbagai maskapai di Indonesia maupun dunia untuk melayani penerbangan domestik hingga regional.
Dengan lisensi tersebut, Marlina kini memenuhi persyaratan untuk menerbangkan pesawat Airbus A320 sesuai ketentuan operasional maskapai tempatnya bertugas.
Marlina Chlara Sesa berasal dari Suku Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya.
Sejak memulai karier sebagai pilot, ia terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai tahapan pendidikan dan pelatihan hingga akhirnya berhasil meraih sertifikasi untuk menerbangkan salah satu pesawat komersial paling populer di dunia.
Di balik prestasi tersebut, Marlina membawa misi yang lebih besar daripada sekadar pencapaian pribadi.
Ia ingin keberhasilannya menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya anak-anak Papua, agar berani bermimpi besar dan mengejar cita-cita tanpa dibatasi latar belakang maupun kondisi geografis.
Menurutnya, kerja keras, pendidikan, serta kemauan untuk terus belajar merupakan kunci untuk membuka peluang meraih profesi apa pun, termasuk menjadi pilot pesawat komersial.
Setelah resmi mengantongi lisensi Type Rating Airbus A320, Marlina berharap dapat melanjutkan kariernya dengan bergabung bersama salah satu maskapai penerbangan nasional.
Ia ingin terus mengembangkan kemampuan sebagai pilot profesional sekaligus membuktikan bahwa sumber daya manusia asal Papua mampu berkontribusi dalam memajukan industri penerbangan Indonesia.
Keberhasilan Marlina Chlara Sesa diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Papua untuk terus mengembangkan potensi diri, menempuh pendidikan setinggi mungkin, serta percaya bahwa tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi untuk diraih dengan kerja keras dan dedikasi. (*)
Editor : Elfira Halifa