Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

IPAK Apresiasi Gubernur MDF, Perempuan Asli Keerom Catat Sejarah Masuk Birokrasi Provinsi

Mustakim Ali • 2026-02-24 20:53:11

 

Jajaran IPAK usai memberikan keterangan di Arso, Senin (23/2/2026) malam.
Jajaran IPAK usai memberikan keterangan di Arso, Senin (23/2/2026) malam.

CEPOSONLINE.COM, KEEROM – Ketua Ikatan Perempuan Asli Keerom (IPAK), Ros Rode Muyasin, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Provinsi Papua, Matius Fakhiri, atas kepercayaan yang diberikan kepada salah seorang perempuan asli Keerom untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintahan Provinsi Papua.

 

Menurut Ros, kepercayaan tersebut merupakan momen bersejarah bagi Orang Asli Keerom, khususnya kaum perempuan, karena menjadi tonggak baru keterwakilan perempuan Keerom di level pemerintahan provinsi.

 

Hal ini disampaikan Ros Rode Muyasin didampingi Tokoh Perempuan Keerom Maria Dahay, Ketua Fraksi DPRK Pengangkatan yang juga senior IPAK Ana Maria Borotian, serta sejumlah anggota IPAK lainnya yakni Marta Pikindu, Yohana Meho, Foni Herlina Tuamis, dan Feronika Nauyagir, di Arso, Senin (23/2) malam.

 

Ros menegaskan, melalui IPAK, perempuan Keerom siap memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program dan kebijakan Gubernur Papua bersama Wakil Gubernur, Aryoko Rumaropen, dalam membangun Papua yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.

 

“Sejak berdirinya Provinsi Papua, sejarah mencatat bahwa orang asli Keerom yang bekerja di birokrasi provinsi sangat terbatas," ujar Ros.

 

"Saat ini tercatat dua orang, dan yang terbaru adalah seorang perempuan asli Keerom satu-satunya yang dipercaya menduduki jabatan penting. Ini adalah kebanggaan besar bagi kami,” ujar Ros.

 

Perempuan yang dimaksud adalah Elci Meho, S.STP, M.KP yang baru saja diberikan tugas dan tangungjawab oleh Gubernur Papua sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua.

 

 Elci sebelumnya bertugas di Pemerintahan Kabupaten Keerom dan kini mendapat amanah baru di provinsi.

 

Bagi IPAK, taugas baru yang diberikan kepada Elci Meho bukan sekadar mutasi jabatan, tetapi menjadi simbol kepercayaan dan pengakuan atas kapasitas serta kompetensi perempuan asli Keerom dalam birokrasi pemerintahan di tingkat Provinsi. 

 

Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Gubernur MDF dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan asli Papua khususnya Keerom untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.

 

Ros menambahkan, kepercayaan yang diberikan kepada Elchi Meho di kabinet Gubernur MDF bersama Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen merupakan prestasi dan pembuktian bahwa perempuan Keerom mampu bersaing serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Tanah Papua, khususnya Provinsi Papua.

 

“Ini membuktikan bahwa perempuan Keerom memiliki kemampuan dan layak diberi ruang untuk berperan dalam membangun Papua. Kami bangga dan siap mendukung penuh kebijakan pemerintah provinsi,” tegasnya.

 

Sebagai organisasi yang mewadahi perempuan asli Keerom, IPAK berkomitmen untuk terus mendorong perempuan agar aktif berkarya dan mengambil bagian dalam berbagai sektor pembangunan. 

 

IPAK juga akan terus memperkuat solidaritas dan kapasitas perempuan di Kabupaten Keerom yang dikenal sebagai ‘Negeri Tapal Batas'.

 

“Kami ingin perempuan asli Keerom terus memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, demi kemajuan Papua dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ros Rode Muyasin.(*)

 

Editor : Abdel Gamel Naser
#IPAK #papua #Ceposonline.com #KEEROM #perempuan