Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Setahun Jabat Pj Gubernur Papua, Mendagri Tito Karnavian: Terima Kasih Banyak Ramses Limbong

Gratianus Silas • 2025-07-08 16:31:07
Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong. (CEPOSONLINE.COM/ELFIRA)
Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong. (CEPOSONLINE.COM/ELFIRA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Ramses Limbong yang telah memimpin Papua selama sekiranya satu tahun belakangan.

Hal ini disampaikan Mendagri Tito dalam sambutan pelantikan Pj Gubernur Papua yang baru, Agus Fatoni, di Jakarta, Senin, 8 Juli 2025.

Agus Fatoni menggantikan Ramses Limbong sebagai Pj Gubernur Papua.

“Pak Ramses sudah satu tahun, saya kira membutuhkan penyegaran.”

“Dan selama satu tahun pak Ramses menjabat, saya berterima kasih banyak,” kata Mendagri.

Pasalnya, sambung Tito, Papua relatif tenang ketika dipimpin Purnawirawan Jenderal TNI tersebut.

“(Dipimpin Ramses Limbong) saya melihat Papua relatif tenang, terkendali, aman, meskipun sebenarnya banyak persoalan setelah adanya pemekaran,” ujarnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

 

 Baca Juga: Mendagri Sematkan Julukan ‘Jagoan dari Papua’ kepada Kapolda Patrige Renwarin, Ternyata Ada Kisahnya

Satu persoalan di antarnya terkait Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Masih banyak pegawai di sana (Papua) yang harusnya dibagi ke Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.”

“Nah ini dalam proses,” sambungnya.

Tito mengungkapkan, kapasitas viskal di Papua telah menurun secara drastis karena adanya pemekaran provinsi.

“Viskal dari yang besar sekali, menurun karena dibagi ke DOB (Daerah Otonom Baru).”

“Akibatnya, viskal menurun, jumlah pegawai masih banyak, sehingga 30 – 35 persen APBD Papua itu terserap untuk belanja pegawai,” jelasnya.

Menurut eks Kapolri tersebut, persoalan pegawai ini menjadi pekerjaan rumah bersama.

“Artinya bagaimana caranya untuk buat para pegawai ini pindah ke daerah yang baru, baik dipromosi atau apa yang membuatnya tertarik.”

“Sebab, memindahkan tidak gampang karena keluarga masih tinggal di Jayapura, anak masih sekolah, dan lain-lain.”

“Ini persoalan penting,” tutupnya. (*)

Editor : Gratianus Silas
#agus fatoni #papua #Tito Karnavian #Ramses Limbong #Mendagri #Ceposonline.com #Jayapura #Pj Gubernur Papua