Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Jalan Rusak dan BBM Langka, Sopir Lintas Meepago Sampaikan Tiga Tuntutan ke Pemprov Papua Tengah

Theresia F. Tekege • 2025-10-15 10:13:06

 

Nampak Para sopir memarkirkan kendaraan di sepanjang Pantai Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)
Nampak Para sopir memarkirkan kendaraan di sepanjang Pantai Nabire. (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Para sopir lintas Meepago yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Logistik dan Angkutan Umum menyampaikan tiga tuntutan utama terutama persoalan jalan rusak dan BBM di wilayah jalan lintas Meepago kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat Kantor Gubernur, Selasa (14/10/2025).

Ketua Asosiasi Sopir Lintas Meepago, Chandra usai mengikuti rapat menjelaskan pertemuan bersama pemerintah Papua Tengah berlangsung dalam suasana yang baik dan penuh keterbukaan.

“Kami diterima dengan sangat baik oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Dari tiga poin tuntutan yang kami ajukan, dua menjadi perhatian utama, yaitu persoalan jalan dan distribusi BBM,” ujar Chandra seusai pertemuan di Kantor Gubernur Papua Tengah. 

Ia menjelaskan, pihaknya sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan Polda Papua Tengah untuk membahas persoalan keamanan di jalur lintas antar kabupaten. Namun, dalam pertemuan kali ini, fokus utama para sopir adalah perbaikan infrastruktur jalan dan ketersediaan bahan bakar yang sangat memengaruhi kelancaran transportasi logistik di wilayah Meepago.

“Dinas PUPR Provinsi sudah menyampaikan akan segera menindaklanjuti permasalahan jalan. Kami menunggu hasil rapat lanjutan sore ini. Jika sudah ada keputusan, maka mulai besok kami siap kembali beroperasi, apalagi menjelang Desember terutama arus logistik biasanya meningkat,” tambahnya.

Adapun tiga tuntutan utama para sopir lintas Meepago adalah sebagai berikut:

1. Perbaikan akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Nabire dengan tiga kabupaten lainnya, yakni Dogiyai, Deiyai, dan Paniai. Kondisi jalan yang rusak parah menyebabkan kesulitan dalam mobilisasi logistik dan BBM.

2. Penanganan masalah keamanan di jalur lintas Nabire–Dogiyai–Deiyai–Paniai, yang sering terjadi pemalangan dan perampokan terhadap kendaraan pengangkut.

3. Perbaikan sistem penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran, karena para sopir logistik mengaku kesulitan memperoleh bahan bakar untuk mendukung operasional mereka. 

“ Tiga poin ini yang kami sampaikan dalam pertemuan dengan pihak pemerintah dan kami akan terus menunggu tindak lanjutnya,” pungkas Chandra. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Papua Tengah #Ceposonline.com