CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Kasus malaria di Papua Selatan tergolong tinggi. Setiap harinya, rata-rata yang terdiagnosa ada 223 warga yang terjangkit.
Hal itu disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno mewakili gubernur Papua Selatan saat membuka pertemuan tingkat tinggi percepatan imunisasi, pengendalian malaria, dan penurunan kematian ibu dan anak di Papua Selatan di Swissbel-hotel Merauke, Selasa (23/6/2026).
Dikatakan, kurang lebih 450 orang sakit malaria dan sebagian besar adalah orang asli Papua, lainnya lagi adalah anak-anak dan balita.
"Generasi Anim Ha yang kita cita-citakan adalah generasi Papua Selatan yang akan tumbuh sehat, terlindungi dari penyakit yang bisa dicegah, dan dilahirkan oleh ibu yang selamat,"ujarnya.
"Visi itu tidak akan terwujud jika kita terus bekerja sendiri-sendiri menurut tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing tanpa satu komando dan satu arah yang sama,"kata dia.
Percepatan cakupan imunisasi dasar lengkap, pengendalian malaria, angka kematian ibu dan anak wujud penguatan komitmen lintas sektor,
"Saya mendengar data dan fakta yang dipaparkan panitia menegaskan satu hal bahwa kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi,"tegas dia.
Masih ada masyarakat jalan berjam-jam untuk mencapai Puskesmas terdekat. Ada bayi yang belum pernah mendapatkan satu pun suntikan imunisasi karena tidak ada petugas yang menjangkau kampungnya.
Tak hanya itu, kata dia, ada ibu hamil yang mengalami pendarahan dan tidak tahu harus kemana. Ini bukan cerita dari masa lalu. Tetapi terjadi hari ini.
Guritno menyampaikan terima kasih kepada United Nations Inernational Children's Emergency Fund (UNICEF) dan Global Alliance for Vaccnes and Immunization (GAVI) yang telah membuktikan bahwa kemitraan internasional bukan sekedar wacana melainkan dukungan mereka nyata dan kita rasakan manfaatnya hingga hari ini.
Guritno menambahkan, bukan rencana yang indah diatas kertas, tetapi rencana yang memuat siapa melakukan apa, kapan dan dengan anggaran berapa. "Saya akan meminta laporan kemajuannya secara berkala, " tutupnya. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser