Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Siap-Siap! Rekrutmen CPNS 2027 Segera Dibuka, Fokus pada Formasi Ini

Yohanes Palen • Senin, 6 Juli 2026 | 13:53 WIB
Ilustrasi Guru
Ilustrasi Guru

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kabar baik bagi para lulusan pendidikan dan calon aparatur sipil negara (ASN). 

Pemerintah memastikan akan kembali membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2027.

Adapun fokus utama pada formasi guru untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan, saat ini Indonesia masih mengalami kekurangan sekitar 561 ribu guru.

Untuk itu pemerintah akan terus melakukan rekrutmen guru ASN secara bertahap setiap tahun.

"Sekarang kita masih kekurangan guru sebanyak 561 ribu orang di seluruh Indonesia," kata Abdul Mu'ti saat menghadiri Wisuda ke-17 Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di Pangkalpinang, seperti dikutip dari Antara.

Menurutnya, kebutuhan guru yang masih sangat besar menjadi alasan utama pemerintah membuka kembali formasi CPNS guru pada 2027. 

Para peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan ditempatkan di berbagai wilayah, terutama daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik.

Ia menegaskan, seluruh guru yang diterima sebagai ASN harus siap mengemban tugas di mana pun negara membutuhkan, termasuk di wilayah terpencil dan terdepan.

"Para guru PNS ini harus siap ditugaskan di mana saja, termasuk daerah-daerah terpencil di seluruh wilayah Republik Indonesia,"jelasnya.

Abdul Mu'ti memastikan proses seleksi CPNS guru akan dilaksanakan secara transparan dan berbasis sistem merit.

Sementara itu kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kompetensi dan kualitas masing-masing pelamar.

"Para guru ASN yang lulus tes akan ditempatkan atau ditugaskan di daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik,"tegasnya.

Menurut Abdul Mu'ti, kebijakan membuka formasi CPNS guru merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Selain itu juga memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Ia mengakui, hingga kini Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan di sektor pendidikan, mulai dari kesenjangan akses hingga mutu pendidikan. 

Selain itu, masih banyak anak yang belum memperoleh kesempatan belajar secara optimal akibat kendala ekonomi, kondisi geografis, disabilitas, kemampuan intelektual, maupun faktor sosial dan budaya.

"Melalui penambahan guru ASN secara bertahap, pemerintah berharap pemerataan tenaga pendidik dapat terwujud sehingga kualitas pendidikan di seluruh pelosok Indonesia semakin meningkat,"tutupnya. (*).

Editor : Yohanes Palen
#ASN #Ceposonline.com