Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Dody Hanggodo Ungkap Praktek Suap  di Kementerian PU

Yohanes Palen • Sabtu, 6 Juni 2026 | 20:14 WIB
Menteri PU, Dody Hanggodo. (CEPOSONLINE.COM/Humas Kementrian PU).
Menteri PU, Dody Hanggodo. (CEPOSONLINE.COM/Humas Kementrian PU).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap adanya dugaan praktik suap jabatan di lingkungan Kementerian PU.

Bahkan, menurut pengakuannya, nilai uang yang ditawarkan kepadanya mencapai puluhan ribu dolar Amerika Serikat.

Pengungkapan itu disampaikan Dody saat menjadi narasumber dalam podcast Money Honey yang ditayangkan CNN Indonesia. 

Ia menceritakan pengalaman tersebut ketika mulai melakukan perombakan pejabat di kementerian yang dipimpinnya.

Menurut Dody, setelah menerima arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pembenahan internal, dirinya mulai mengganti sejumlah pejabat lama.

Namun, di tengah proses tersebut, ia mengaku mendapat tawaran uang tunai dari pihak tertentu.

"Jadi, saat saya harus mengganti orang-orang lama ada yang nawarin dana cash,"ucap Dody Hanggodo.

Ia menyebut nominal yang ditawarkan tidak sedikit mencapai puluhan ribu US dollar.

Dody menduga uang tersebut diberikan dengan tujuan agar pejabat terkait dapat mempertahankan posisinya di lingkungan Kementerian PU.

Peristiwa itu, menurut Dody, membuka matanya bahwa masih ada persoalan integritas di internal kementerian. 

Ia mengaku sempat terkejut karena para pejabat yang bersangkutan sebelumnya terlihat seolah tidak memiliki masalah.

"Menyadarkan saya bahwa pejabat-pejabat lama ini ternyata enggak totally honest ke saya. Mereka mengatakan baik-baik saja, ternyata enggak baik-baik juga,"tegasnya.

Lebih lanjut, Dody menilai praktik suap jabatan dan budaya mencari posisi dengan cara-cara tidak terpuji telah menjadi salah satu persoalan serius yang perlu dibenahi.

"Kalau saya lihat selama ini, karier itu dicapai dengan segala macam cara. Jadi tidak mesti punya kemampuan, komitmen, lalu bisa naik. Ada tindakan-tindakan yang kurang terpuji untuk meraih itu semua," ujarnya.

Dody juga mengungkapkan bahwa sejak awal menjabat, Presiden Prabowo telah memberikan pesan khusus kepadanya untuk fokus melakukan pembenahan di Kementerian PU.

"Saya dari awal sudah di-warning Pak Prabowo. Tugasmu bukan membangun, tugasmu bersih-bersih.Saya juga kaget, kok tugas saya dibilang bersih-bersih, memang ada apa di PU,"tutup Dody (*).

Editor : Yohanes Palen
#indonesia #NASIONAL #Ceposonline.com #amerika serikat #kementerian pupr