Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Prabowo Minta Buruh Cicil Rumah Sampai 40 Tahun, Pemerintah Bakal Sediakan 1 Juta Unit

Weny Firmansyah • Jumat, 1 Mei 2026 | 12:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto ketika tiba di Monas dalam peringatan hari buruh, Jumat (1/5/2026). (ISTIMEWA)
Presiden Prabowo Subianto ketika tiba di Monas dalam peringatan hari buruh, Jumat (1/5/2026). (ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintahannya tengah menyiapkan 1 juta rumah bagi para pekerja atau buruh. Menurutnya, rumah berkonsep cluster tersebut akan dibangun dekat dengan kawasan-kawasan industri.
 
 
Dikutip dari jawapos.com, dalam sambutannya mengatakan pemerintah pada tahap awal menargetkan dapat membangun 350 ribu rumah subsidi. Diharapkan pembangunan tersebut dapat dipercepat hingga 1 juta rumah.
 
 
"Kita sudah membangun cukup banyak tahun ini, sudah sampai 350.000 rumah, tapi sasaran kita adalah minimal 1 juta rumah. Kita akan mulai tahun ini juga 1 juta rumah," kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam perayaan May Day 2026 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
 
 
Prabowo menyatakan, 30 persen penghasilan buruh habis digunakan untuk kontrak rumah. Karena itu, ia meyakini kehadiran program rumah yang digagas pemerintah dapat menjadi solusi bagi para buruh.
 
 
"Saudara-saudara, tadi kalian mengatakan penghasilan kalian tiga puluh persen untuk kontrak. Berapa? Nanti, nanti kita akan yakinkan Saudara nanti akan miliki rumah tersebut," ucap Prabowo.
 
 
Prabowo menegaskan, program pembangunan rumah subsidi tersebut tidak gratis. Menurutnya, buruh dapat menyicilnya paling sedikit 20 tahun hingga paling lama 40 tahun.
 
 
"Cicilnya kalau bisa 20 tahun. Kalau tidak bisa 20 tahun, 25 tahun. Kalau belum lunas 25 tahun, 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun," ujarnya.
 
 
Lebih lanjut, Prabowo menyatakan buruh, petani, dan nelayan tidak akan pergi jauh dari Tanah Air. Karena itu, ia menyiapkan rumah subsidi bagi rakyat yang membutuhkan.
 
 
"Karena buruh tidak mungkin lari ke mana-mana. Betul? Petani dan nelayan tidak mungkin lari ke mana-mana," pungkasnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah
#rumah #Prabowo Subianto