Kisah Ngalimin, Jemaah Tertua dari Merauke yang Menabung 13 Tahun Demi Naik Haji

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Suasana haru mewarnai pelepasan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mappi di Masjid Al-Aqsa Merauke, Kamis (30/4/2026).
Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, secara resmi melepas keberangkatan 108 jemaah menuju Tanah Suci.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih dan lambang Kabupaten Merauke kepada ketua rombongan sebagai simbol perjalanan ibadah.
Di antara para jamaah, sosok Ngalimin (80) menjadi perhatian. Warga Kurik 5 ini tercatat sebagai jemaah tertua yang berangkat tahun ini.
Ia mengaku bersyukur karena di usia 80 tahun masih diperkenankan untuk menjalankan rukun Islam kelima.
‘’Alhamdulillah, saya masih diperkenankan bisa menjalankan rukun Islam yang kelima disaat usia saya tidak muda lagi, 80 tahun,’’ katanya.
Ngalimin yang dikaruniai delapan anak tersebut mengaku bisa naik haji setelah 13 tahun menabung dari hasil panen padi dan ternak sapi.
Meski demikian, Ngalimin mengaku harus berangkat seorang diri karena sang istri tercinta telah lebih dahulu meninggal dunia beberapa tahun lalu.
“Kalau istri sudah tidak ada, sudah meninggal beberapa tahun lalu,” ujarnya.
Ia berharap tetap diberikan kesehatan agar dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dengan selamat.



