Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awasi Dana Otsus, BP3OKP Papua Selatan Dorong Kolaborasi dengan DPRP dan MRP

Y
Penulis: Yulius Sulo❯
Ketua BP3OKP Papua Selatan Yoseph Yanawo Yolmen didampingi Ketua MRP Papua Selatan saat menggelar rapat perdana dengan BP3OKP, DPRP, MRP dan DPRK  terkait kolaborasi dalam pembinaan dan pengawasan dana Otsus, di Kantor BP3OKP Papsel, Kamis  (30/4/2026).(Sulo/Ceposonline.com).
Ketua BP3OKP Papua Selatan Yoseph Yanawo Yolmen didampingi Ketua MRP Papua Selatan saat menggelar rapat perdana dengan BP3OKP, DPRP, MRP dan DPRK  terkait kolaborasi dalam pembinaan dan pengawasan dana Otsus, di Kantor BP3OKP Papsel, Kamis  (30/4/2026).(Sulo/Ceposonline.com).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Selatan mendorong kolaborasi lintas lembaga dalam pembinaan dan pengawasan penggunaan dana Otonomi Khusus (Otsus) agar tepat sasaran dan memberi manfaat bagi orang asli Papua (OAP).

Langkah ini ditandai dengan rapat perdana yang digelar di Kantor BP3OKP Papua Selatan, Kamis (30/4/2026), yang dihadiri unsur DPRP Papua Selatan, MRP Papua Selatan, serta DPRK dari empat kabupaten di wilayah tersebut.

Hadir langsung Ketua MRP Papua Selatan Damianus Katayu, sejumlah anggota DPRP Papua Selatan Jalur Otsus, Wakil Ketua I MRP, Ketua-ketua Pokja dan anggota MRP Papua Selatan serta anggota DPRK Merauke. 

Advertisement

Ketua BP3OKP Papua Selatan, Yoseph Yanawo Yolmen, menegaskan bahwa pengawasan dana Otsus tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan DPRP, MRP, DPRK, serta masyarakat.

Keterlibatan masyarakat, jelas Yoseph Yanawo Yolmen, sangat penting dalam pengawasan di lapangan.

“Jika ditemukan program yang bersumber dari dana Otsus namun tidak diperuntukkan bagi Orang Asli Papua, masyarakat diminta segera melaporkan agar program tersebut dapat dibatalkan,” ucapnya.

Advertisement

“Karena dana yang bersumber dari dana Otsus harus diperuntukan bagi orang asli Papua, baik dalam bidang Pendidikan, Kesehatan, pemberdayaan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur”

Yoseph menyampaikan,  salah satu fokus pengawasan BP3OKP bersama dua lembaga lainnya berkaitan dengan hasil audit BPK tahun 2024.

Ia mengungkapkan, hasil audit tersebut telah diserahkan kepada Subdit Tipikor Polda Papua, dan empat inspektorat di tingkat kabupaten maupun provinsi telah dipanggil untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

“Dari temuan Rp17 miliar, sebesar Rp11 miliar telah dikembalikan, sementara Rp6 miliar masih tersisa”

Advertisement

Artikel Terkait

Pekan Depan Jalan Alternatif Holtekamp Terancam Dipalang, Ini Pemicunya

Pekan Depan Jalan Alternatif Holtekamp Terancam Dipalang, Ini Pemicunya

Masyarakat adat Kampung Nafri berencana melakukan pemalangan total jalan alternatif Holtekamp pada Rabu pekan depan.

Gubernur Papeg Lantik Hamka Yelipele Gantikan Ismail Asso Sebagai Wakil Agama Islam di MRP 

Gubernur Papeg Lantik Hamka Yelipele Gantikan Ismail Asso Sebagai Wakil Agama Islam di MRP 

Hamka Yelipele resmi menggantikan Ismail Asso  sebagai anggota  Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Pegunungan Periode 2023-2028  usai dilak

MRP Papua Tengah Pokja Adat : Definisi OAP Tak Perlu Diintervensi Pemerintah Pusat

MRP Papua Tengah Pokja Adat : Definisi OAP Tak Perlu Diintervensi Pemerintah Pusat

Majelis rakyat Papua Provinsi Papua Tengah melalui Ketua Pokja Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Yulius Wandagau menegaskan sege

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer