CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Bagi lulusan SMA hingga Sarjana yang menargetkan kursi CPNS 2026, persiapan tidak hanya soal belajar saja.
Ada strategi cerdas yang bisa memperbesar peluang lolos CPNS tahun ini, yakni membidik instansi yang minim persaingan.
Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada seleksi tahun 2024 menunjukkan bahwa banyak kementerian atau lembaga pemerintah yang jarang dilirik pelamar, padahal menawarkan gaji yang sangat bersaing, bahkan menyentuh angka Rp12.000.000 per bulan.
Meski jadwal resmi CPNS 2026 belum dirilis, Anda bisa mulai mencicil persiapan dengan mempelajari formasi jabatan, berlatih soal CAT, dan merapikan dokumen administrasi.
Dilansir dari akun Instagram @studicpns.id, berikut adalah gambaran instansi yang tercatat memiliki jumlah pelamar rendah pada periode sebelumnya, namun tetap menawarkan kesejahteraan yang menjanjikan:
1. Setjen Komnas HAM
Membuka 38 formasi dengan peminat hanya 292 orang. Untuk lulusan S1, potensi penghasilan bisa mencapai Rp12.500.000.
2. Kementerian PANRB
Meski namanya besar, peminatnya hanya 311 orang untuk 61 kursi. Gaji bagi lulusan S1 berkisar antara Rp9.670.000 hingga Rp12.290.000.
3. BRIN
Membuka 500 formasi namun hanya dilamar 397 orang. Jabatan Peneliti Ahli Muda di sini bisa mendapatkan gaji hingga Rp11.000.000.
4. Sekretariat Jenderal MPR
Dari 25 formasi yang dibuka, hanya ada 306 pelamar dengan penawaran gaji hingga Rp5.400.000.
5. Kemenko PMK
Tersedia 65 formasi dengan 314 pelamar, di mana kisaran gajinya berada di angka Rp3.000.000–Rp6.000.000.
6. BPIP
7. Setjen Wantannas
8. BNPT
9. Komisi Yudisial
10. Kemenko Polhukam
BPIP, Setjen Wantannas, BNPT, Komisi Yudisial, dan Kemenko Polhukam juga masuk dalam daftar "sepi peminat" dengan tawaran gaji rata-rata Rp5.000.000 hingga Rp9.000.000 lebih.
Data di atas membuktikan bahwa instansi yang jarang dilirik bukan berarti tidak menjanjikan. Justru, banyak posisi strategis dengan karir mapan yang menanti di sana.
Dengan memilih instansi yang lebih realistis dan sepi pesaing, Anda selangkah lebih dekat untuk mengenakan seragam abdi negara di tahun 2026.(*)
Editor : Weny Firmansyah