Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Jadi Moment Untuk Bangkit

Administrator • 2023-08-18 11:00:22
Bupati Mathius Awoitauw ketika bersalaman dengan  tokoh agama yang tergabung  dalam Persekutuan Gereja-gereja Jayapura di  Kabupaten Jayapura bertempat di ruang Kantor Bupati Jayapura, Jumat (3/6). (Robert Mboik Cepos)
Bupati Mathius Awoitauw ketika bersalaman dengan  tokoh agama yang tergabung  dalam Persekutuan Gereja-gereja Jayapura di  Kabupaten Jayapura bertempat di ruang Kantor Bupati Jayapura, Jumat (3/6). (Robert Mboik Cepos)
#Kapolda dan Pangdam Sebut Pelaksanaan Peringatan Detik-detik Proklamasi di Tanah Papua Berjalan Aman

JAYAPURA-Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Papua dan para tamu, menggunakan pakaian adat saat mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia yang dipusatkan di Stadion Mandala, Kamis (17/8)
Dalam upacara tersebut, Plh Gubernur Papua, M Ridwan Rumasukun bertindak sebagai inspektur upacara sementara Komandan Paskibraka Lettu Inf Muhammad Faras Ramadhan, Adapun komandan upacara Letkol Mar Fachrul Ahmadi, pengibar bendera Gerald Bano, Zhaquelle Wanggai dan Glen Awi. Untuk pembawa bendera Maryam Agnes Tokoro.
Menurut Plh. Gubernur Papua, M. Ridwan Rumasukun, ini merupakan upacara peringatan HUT RI yang paling meriah setelah Covid-19 berakhir. Pasalnya, ada beberapa pertunjukan yang digelar.
"Ini bagus dan meriah karena setelah dua tahun kita sepi peringatan HUT RI lantaran Covid-19. Terima kasih atas dukungan masyarakat Papua. Ini menjadi moment untuk kita bangkit menuju Papua yang lebih baik kedepan," ucap Ridwan kepada wartawan usai pelaksanaan upacara.
Ridwan Rumasukun juga berpesan kepada masyarakat Papua tetap bersatu membangun Papua ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, ketua Panitia HUT ke-78 RI Suzana D Wanggai menyatakan, Bhinneka Tunggal Ika sangat terlihat di upacara detik-detik proklamasi. Bukan untuk memisahkan, melainkan menyatukan.
"Selesai pandemi upacara HUT RI sangat meriah. Apalagi ada atraksi paramotor, marching band dan atraksi lainnya. Melalui atraksi tersebut, kami ingin ada motivasi bagi para generasi bangsa," ucapnya.
Susi juga mengaku pada perayaan HUT RI kali ini, pihaknya telah memerahputihkan Papua dari darat, udara hingga laut. Sebab sehari sebelumnya, dilaksanakan juga upacara pengibaran bendera merah putih dengan kedalaman 12 meter di bawah laut di perairan Base-G, Kota Jayapura, Rabu (15/8).
Sementara itu, pejuang veteran Ones Bonay berharap, melalui HUT RI. Pemerintah harus memperhatikan para pejuang veteran yang ada di bumi cenderawasih.
"Pemerintah harus perhatikan veteran, karena kami ini para pejuang. Honor veteran 1,5 tahun belum dibayar," ucapnya.
Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyebut, pelaksanaan Detik'detik Proklamasi RI di seluruh tanah Papua berjalan dengan aman. Meski Rabu (16/8) dan Kamis (17/8) pagi ada insiden di Kabupaten Jayapura.
"Pelaksanaan upacara Detik-detik proklamasi di seluruh wilayah hukum Polda Papua, termasuk wilayah DOB berjalan aman," kata Kapolda Mathius Fakhiri kepada wartawan.
Hal yang sama disampaikan Pangdam XVIICenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan bahwa semua daerah di tanah Papua sudah selesai melaksanakan upacara dan berlangsung dengan aman tanpa ada masalah apa-apa.
"Memang ada kejadian seperti di Nduga, namun itu tidak menganggu detik detik proklamasi," ucapnya.
Adapun Komandan Paskribaka Lettu Inf Muhammad Faras Ramadhan dengan jbatan Danton 3 Kompi Senapan C Yonif 751/Vira Jaya Sakti. Komandan Upacara Letkol Mar Fachrul Ahmadi dengan jabatan Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan X Jayapura.
Sementara pembawa bendera bernama Maryam Agnes Tokoro berasal dari SMA YPPGI Sentani. Pengibar bendera yakni Gerald Bano berasal dari SMA Negeri 1 Jayapura, Zhaquelle Wanggai asal SMA Negeri 2 Jayapura dan Glen Awi asal SMA Negeri 1 Jayapura.
Sehari sebelumnya, Plh. Gubernur Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun mengukuhkan 33 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua tahun 2023. Pengukuhan putra-putri terbaik dari berbagai daerah di Papua ini berlangsung di Kantor Gubernur Papua, Rabu (16/8) malam.
Sebelum dikukuhkan, para anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Terry Wanena. Usai pengukuhan, Plh. Gubernur Papua secara simbolis menyematkan lencana kepada pemimpin upacara sebagai tanda pengukuhan anggota Paskibraka.
Plh Gubernur Papua Ridwan Rumasukun berharap, seluruh anggota Paskibraka bisa melaksanakan tugas kenegaraan dengan baik pada 17 Agustus yang dipusatkan di Stadion Mandala, Kota Jayapura.
“Kami harap ini jadi momen bagi anak-anak muda Papua melihat kakak-kakak Paskibraka ini melaksanakan tugasnya dengan baik. Pasti mereka yang SMP akan terpacu juga,” kata Ridwan kepada wartawan usai pengukuhan.
Ridwan juga mengharapkan, anggota Paskibraka yang dikukuhkan ini kelak menjadi pemimpin di Papua maupun di Indonesia. Selain itu, menjadi teladan cintah tanah air di tempat masing-masing.
“Setelah melaksanakan tugas, kembali ke tempat masing-masing dengan membawa bekal yang sudah diperoleh selama latihan,” ucapnya.
Sekedar diketahui, pengukuhan turut disaksikan oleh unsur Forkompinda Papua dan pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Sebelum acara pengukuhan tersebut, digelar upacara penetapan waktu dan pawai obor. Acara tersebut dalam rangka menyambut HUT ke-78 Republik Indonesia (RI) Tahun 2023.(fia/nat) Editor : Administrator
#papua