Adat Kampung Nafri Lakukan Ritual di Gunung Merah Sentani
Administrator • Jumat, 22 Maret 2019 | 23:34 WIB
Robert Mboik/Cepos
RITUAL TOLAK BALA: Masyarakat adat Kampung Nafri Kota Jayapura saat menggelar ritual tolak bala dengan menyembelih ternak babi di kompleks kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (22/3).
Sementara itu, ada berbagai bentuk kepedulian yang telah diberikan masyarakat terhadap korban banjir bandang di Sentani.
Selain memberikan bantuan logistik dan uang, ada juga dalam bentuk non materi. Seperti yang dilakukan oleh masyarakat adat Kampung Nafri Kota Jayapura yang menggelar ritual adat di Gunung Merah Sentani dengan.
Dalam ritual tersebut, masyarakat adat menyembelih seekor ternak babi dan mengubur kepalanya. Ritual ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus meminta kekuatan leluhur menjaga dan menghalau segala bencana di Kabupaten Jayapura Sentani. Melalui ritual itu pula sebagai simbol penolakan dari masyarakat terhadap kejadian bencana serupa dan tidak terulang kembali.
"Kami ondoafi dari kampung Nafri hari ini datang untuk meminta pertolongan arwah leluhur. Cukup sudah bencana seperti ini. Kami lakukan itu dengan upacara adat yang resmi," ungkap ondoafi Kampung Nafri, Daniel Awi kepada wartawan usai ritual di komplek Kantor Bupati Jayapura, Jumat, (22/3).
Dia mengatakan, selain melalui doa secara ajaran agama, ritual secara adat juga perlu dilakukan.
Pantauan koran Ini upacara adat tersebut dilaksanakan di sekitar kantor bupati Jayapura. Kegiatan itu diikuti oleh beberapa tetua adat dan odoafi dari Kampung Nafri.
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si sangat mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh masyarakat adat Kampung Nafri. Menurut orang nomor satu di Kabupaten Jayapura, apa yang dilakukan oleh masyarakat adat Kampung Nafri merupakan sesuatu hal yang wajar sebagai warga yang memiliki budaya adat dan tradisi.
"Masing-masing orang itu datang memberikan dukungan dan bantuan kepada para korban di pengungsian dengan caranya masing-masing. Tidak semata-mata dengan bantuan materiil tetapi dengan bentuk doa seperti ini juga nilainya sama," tambahnya. (kim/fia/bet/roy)
Editor : Administrator