Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Dibangun di Atas Lahan 30 Hektare, Sehari Produksi 9600 Motor

Administrator • 2018-10-23 02:31:13
Photo
Photo

PROSES PERAKITAN: Sejumlah karyawan AHM saat lakukan perakitan  sepeda motor Honda di AHM Cikarang, Bekasi, Selasa, (16/10). Setiap hari mampu memproduksi 9600 unit motor.(FOTO : Thomas/Cepos)



Mengunjungi Pabrik Astra Honda Motor (AHM) di  Cikarang, Bekasi, (Bagian 1)


Manajemen AHM Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, mengajak para Jurnalis Regional Honda untuk melihat langsung proses pembuatan atau perakitan motor Honda, Selasa, (16/10) lalu. Bagaimana prosesnya?


Laporan: Thomas Loli, Cikarang


SEBELUM masuk ke area pabrik AHM, kami terlebih dahulu mendapat arahan dari pihak manajemen AHM. Terutama terkait kewajiban atau larangan yang harus patuhi selama berada di dalam area pabrik.


Seperti harus memakai topi, tidak boleh mengambil gambar atau foto sembarangan. Hanya titik tertentu yang boleh difoto. Selain itu, dilarang berkomunikasi dengan semua karyawan di dalam area pabrik.


"Saya harap rekan-rekan jurnalis mematuhi apa yang menjadi kententuan atau larangan dari manajemen AHM selama berada di area pabrik,"kata GM Coporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin.


Setelah mendapat arahan, kami selanjutnya dibagi lima kelompok. Masing-masing kelompok didampingi tiga orang karyawan AHM. Untuk sampai ke plan atau area pabrik AHM, kami harus melewati tiga pintu.


Saat tiba di area itu, hal pertama yang kami lihat adalah deretan karyawan berseragam putih berdiri pada posisi masing-masing. Mereka begitu terampil mengambil dan memasang atau merakit setiap komponen atau alat sepeda motor yang lewat di hadapannya. Misalnya pasang baut mesin, ban, stang, spreker dan lainnya. Praktis tidak ada kesalahan yang mereka lakukan.


   Selain di area perakitan motor, kami juga berkesempatan mengunjungi pabrik yang membuat alat atau komponen motor AHM. Seperti ban, baut, blok, stang dan lainnya. Di tempat ini lebih banyak menggunakan tenaga robot untuk memisahkan komponen yang satu dengan komponen yang lainnya.


Setelah puas berkeliling, kami kemudian kembali tempat perakitan motor."Teman-teman di sini boleh mengambil gambar,"kata salah seorang pendamping kami yang tidak menyebutkan namanya.


Mendapat kesempatan itu, kami pun langsung ramai-ramai mengambil gambar. Hanya dua titik yang bisa difoto yakni di tempat chek final atau pemeriksaan terakhir motor setelah selesai diproduksi dan tempat pemasangan mesin. Plan atau tempat yang kami kunjungi ini umumnya memproduksi Honda Beat Series dan Scoopy.


"Kalau yang di sana lebih banyak memproduksi Honda Vario 125 dan Vario 150 dan tipe lainnya,"kata Hidayat, pendamping lainnya sambil menunjuk tempat itu.


Pabrik AHM Cikarang ini berada di atas lahan seluas 30 hektare, luas bangunannya 10,6 hektare dan merupakan salah satu pabrik terbesar AHM di Indonesia. Memiliki karyawan 8000 orang, termasuk mereka yang berasal dari daerah sekitar pabrik. Mereka dibagi tiga shif, masuk pagi, siang dan malam.


"Kami mampu memproduksi 9600 unit motor dalam sehari,"kata Ahmad Muhibbuddin di sela-sela kunjungan Junalis Regional Honda. Sementara untuk satu tahun, AHM mampu memproduksi motor sebanyak 2,25 juta unit.


   Selain fokus melayani pasar dalam negeri,  Pabrik AHM Cikarang juga berupaya melayani permintaan dari luar negeri seperti Filipina, Vietnam dan beberapa negara di Asia.


"Ini menjadi salah satu pabrik kebanggaan bangsa karena mampu menghasilkan beragam sepeda motor berkualitas untuk memenuhi kebutuhan transportasi di negara lain,"tandas Muhibbuddin.


Beberapa model yang diproduksi dan kini sudah menjadi komoditas ekspor. Seperti Honda BeAT, Vario 125, Vario 150, ini umumnya diekspor ke Filipina.


Sementara ekspor dalam bentuk terurai (Compeletly Knocked Down/ CKD) juga masih dikirim ke Filipina, Kamboja dan Malaysia. Hingga September lalu, AHM telah mengekspor 124.825 unit sepeda motor Honda. Kontributor terbesarnya berasal dari pabrik Cikarang.


Muhibbuddin menambahkan, perusahaan terus berkontribusi kepada masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja pada pabrik-pabrik yang beroperasi di berbagai kawasan, termasuk dalam pemenuhan pasar ekspor.


”Kami selalu menjaga kualitas produksi di pabrik AHM dengan menerapkan quality system yang baik. Aplikasi robotik dan teknologi canggih lainnya juga membantu mencapai efektivitas dan efisiensi pabrik dengan kontrol sumber daya manusia yang handal,”pungkas Muhibbuddin.


Tidak hanya fokus untuk produksi, AHM juga punya komitmen  dan memiliki misi mencari siswa terbaik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mempunyai kompetensi teknik sepeda motor.  Kali ini agenda tersebut dikemas dalam ajang bertajuk The 9thAstra Honda Skill Contest (AHSC) for Vocational School 2018.


Misi pencarian siswa terbaik ini mengusung tema ”Satu Hati Berprestasi untuk Bangsa”. Sebanyak 29.735 siswa dari 638 SMK binaan AHM yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda terlibat dalam ajang ini.


Para peserta ini mengikuti kompetisi uji kompetensi mulai dari tingkat sekolah masing-masing, selanjutnya ke jenjang regional oleh main dealer sepeda motor Honda, hingga tingkat nasional.


Berdasarkan proses seleksi berjenjang yang ketat tersebut, terpilih 40 siswa SMK terbaik dari seluruh Indonesia yang berkesempatan unjuk kompetensi AHSC tingkat nasional pada 16-17 Oktober di SMK Mitra Industri MM2100, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.


Kegiatan ini juga membidik terciptanya tenaga terampil dan kompeten sesuai dengan perkembangan teknologi terkini sepeda motor Honda.


Direktur HR, GA, SI dan IT AHM Markus Budiman mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai wujud perhatian AHM terhadap mutu pendidikan vokasi industri. Setelah mengimplementasikan kurikulum TBSM Astra Honda, kini saatnya perusahaan mengalibrasi dan menguji kompetensi para siswa, sehingga kualitas lulusannya kelak semakin mumpuni dalam berkompetisi di dunia industri otomotif.


  ”Peran serta industri otomotif roda dua semakin strategis terhadap dunia pendidikan dan vokasi industri. Kami berharap, kegiatan ini mampu memenuhi kebutuhan terhadap program link and match dunia usaha dan dunia pendidikan,”ujar Markus.


Sementara itu, peserta dari Papua, Maskur merasa bangga ikut dalam ajang ini. Meski hanya peringkat 26 dari 40, namun banyak pengalaman  yang dirinya dapatkan selama mengikut pelatihan di Semarang hingga pada pelaksanaan kontes keterampilan."Saya masih mengalahkan 14 orang,"kata siswa SMK 3 Jayapura ini usai pengumuman juara.


Perusahaan menyediakan beragam hadiah untuk para siswa pemenang kontes keterampilan teknik SMK tingkat nasional. Juara pertama mendapatkan beasiswa Rp 8 juta, pemenang kedua disiapkan beasiswa Rp 5 juta, dan pemenang ketiga Rp 3 juta.(bersambung)

Editor : Administrator