CEPOSONLINE.COM, NABIRE— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meluncurkan program penyediaan transportasi laut berstandar keselamatan untuk menjawab tantangan geografis dan keterisolasian wilayah pesisir di Kabupaten Mimika, khususnya dalam akses layanan kesehatan.
Wilayah pesisir pantai selatan Mimika selama ini menghadapi keterbatasan sarana transportasi laut yang layak, sehingga menyulitkan masyarakat dalam menjangkau fasilitas kesehatan rujukan. Jarak tempuh yang jauh, kondisi cuaca, serta faktor keselamatan perjalanan menjadi hambatan utama, terutama dalam situasi darurat medis dan penanganan penyakit berat.
Menjawab kondisi tersebut, Pemprov Papua Tengah menghadirkan transportasi laut yang memenuhi standar keselamatan guna memastikan masyarakat pesisir dapat mengakses layanan kesehatan secara lebih cepat, aman, dan manusiawi. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan sistem layanan kesehatan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Papua Tengah.
Program transportasi laut tersebut secara resmi diluncurkan oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley dalam kegiatan yang berlangsung di Timika, Kabupaten Mimika, Selasa, (19/1/2026).
Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa akses transportasi merupakan faktor krusial dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan pesisir.
“Transportasi yang aman dan layak menjadi kunci utama agar masyarakat pesisir bisa mengakses layanan kesehatan secara cepat dan manusiawi,,” kata Meki Nawipa.
Ia menambahkan, negara memiliki kewajiban untuk menjamin hak dasar masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, tanpa adanya diskriminasi akibat kondisi geografis.
Pemprov Papua Tengah berharap program transportasi laut tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir, terutama dalam mendukung pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan terjangkau.
“ Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah