Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kapolres Pastikan Pelaku Penikaman Tewaskan Pemuda di Pelabuhan Poumako Diproses Hukum

Wahyu Welerubun • Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:24 WIB
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bertemu keluarga korban pembunuhan di Pelabuhan Poumako, Jumat (17/7/2026). (Ceposonline.com/ Humas Polres Mimika).
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bertemu keluarga korban pembunuhan di Pelabuhan Poumako, Jumat (17/7/2026). (Ceposonline.com/ Humas Polres Mimika).

 
CEPOSONLINE.COM, MIMIKA —
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, memastikan bahwa pelaku penikaman yang menyebabkan seorang pemuda meregang nyawa di Pelabuhan Poumako pada Rabu, 15 Juli 2026 lalu diproses hukum. 

Hal ini disampaikan Kapolres kepada pihak keluarga saat dirinya berkunjung ke rumah duka pada Jumat, 17 Juli 2026 bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Mimika sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga mendiang yang diketahui bernama Elisius Waweyauta berusia (22). 

“Pasca—insiden kepolisian telah bergerak cepat dengan mengamankan pelaku penikaman. Kami meminta keluarga mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum,” jelas Kapolres, Sabtu (18/7/2026).

“Saya datang ke sini membawa sedikit bantuan bahan makanan untuk meringankan beban keluarga. Bukan ada maksud lain. Saya juga Orang Asli Papua (OAP), dan kalau ada keluarga yang berduka, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk hadir dan membantu,” ujar Kapolres.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres juga menyalurkan sejumlah bantuan berupa bahan makanan untuk meringankan beban keluarga tanpa ada maksud lain. Kapolres menegaskan, sebagai anak Orang Asli Papua (OAP)—sudah menjadi tanggung jawabnya untuk hadir dan membantu.  

“Menanggapi keinginan keluarga korban untuk bertemu dengan pihak keluarga pelaku, nanti akan kami fasilitasi dan dikoordinasikan oleh Kapolsek Mimika Timur,” tegasnya. 

Kapolres juga memastikan kepolisian siap membantu kebutuhan keluarga, termasuk penyediaan ambulans apabila diperlukan. 

Palang Jalan Buntut Tewasnya Korban

Setelah meninggalnya mendiang Elisius, keluarga korban sempat melakukan aksi palang jalan poros Poumako Timika sebagai bentuk protes terhadap kepergian keluarga mereka akibat insiden penikaman malam itu. 

Namun, palang jalan ini tidak berlangsung lama. Koordinasi kepolisian bersama keluarga pun berhasil meredam amarah keluarga yang membara, bahkan hingga menangkap pelaku. 

Menyikapi hal itu, AKBP Alredo kembali mengajak keluarga mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas yang menggunakan akses tersebut setiap hari.

“Jalan ini dipakai masyarakat untuk beraktivitas, membawa hasil kebun, dan memenuhi kebutuhan ekonomi. Kita juga harus memikirkan saudara-saudara kita yang lain,” imbuhnya. 

Menurut Kapolres, pihak keluarga telah memberi respon positif atas kepedulian kepolisian dalam menangani kasus pembunuhan tersebut. (*)

Editor : Agung Trihandono
pemuda tewas mimika Ceposonline.com