Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Longsor, Akses Banti-Kimbeli Terputus

Wahyu Welerubun • Selasa, 28 April 2026 | 13:08 WIB
Kondisi jalan yang terputus akibat longsor dan mengakibatkan akses Kampung Banti-Kimbeli lumpuh. (Foto: Istimewa)
Kondisi jalan yang terputus akibat longsor dan mengakibatkan akses Kampung Banti-Kimbeli lumpuh. (Foto: Istimewa)

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA – Cuaca ekstrem di Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital antara Kampung Banti dan Kampung Kimbeli, di Distrik Tembagapura.  

 

Peristiwa yang terjadi Sabtu 25 April 2026 malam ini melumpuhkan transportasi darat dan mengancam layanan evakuasi medis.

 

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengonfirmasi bahwa curah hujan tinggi menyebabkan kerusakan struktural pada pengaman jalan hingga mengakibatkan badan jalan amblas sepenuhnya. 

 

Lanjutnya, meski berdasarkan laporan tak ada korban jiwa, isolasi kendaraan menjadi kendala serius bagi mobilitas warga.

 

Pemerintah kini memprioritaskan jalur rujukan dari RS Banti menuju fasilitas kesehatan di Tembagapura maupun Timika agar tetap berjalan di tengah keterbatasan akses.

 

“Sudah ada laporannya. Longsor terjadi karena hujan terus-menerus yang mengikis tanggul sehingga jalanan longsor. Kendaraan memang tidak bisa lewat, kalau pejalan kaki masih bisa," ujar Johannes Rettob, Selasa (28/4/2026). 

 

Kekhawatiran utama setempat adalah hambatan logistik medis yang memerlukan kecepatan waktu. “Yang kita khawatirkan adalah akses rujukan dari Rumah Sakit Banti ke Tembagapura atau Timika," lanjutnya.

 

Menyikapi urgensi ini, Pemerintah Kabupaten Mimika bergerak cepat melakukan koordinasi lintas sektor. PT Freeport Indonesia (PTFI) turut dikerahkan untuk membantu proses normalisasi jalur menggunakan alat berat.

 

“Makanya saya sudah koordinasi dengan PT Freeport Indonesia. Sejak kemarin mereka sudah akses (perbaikan) dan diharapkan besok sudah selesai sehingga akses jalan normal kembali. Tim BPBD dan PU juga sudah naik ke sana," tegas Bupati.

 

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) saat ini telah berada di lokasi. 

 

Fokus mereka adalah memantau stabilitas tanah guna mencegah longsor susulan selama proses perbaikan berlangsung.

 

Johannes mengimbau warga tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan di wilayah pegunungan Papua masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Abdel Gamel Naser
#longsor #mimika #Ceposonline.com