Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Lewat Pembasukan Kaki, Yesus Berikan Keteladanan untuk Saling Melayani

Yulius Sulo • 2026-04-03 06:11:06
Pastor Paroki Santo Mikhael Kudamati Merauke Dalmasius Tio Refwutu, Pr, saat melakukan pembasuhan kaki seperti yang dilakukan Yesus dengan membasu kaki 12 muridNya, pada perayaan Kamis Putih, Kamis (2/4/2026). (CEPOSONLINE.COM/SULO)  
Pastor Paroki Santo Mikhael Kudamati Merauke Dalmasius Tio Refwutu, Pr, saat melakukan pembasuhan kaki seperti yang dilakukan Yesus dengan membasu kaki 12 muridNya, pada perayaan Kamis Putih, Kamis (2/4/2026). (CEPOSONLINE.COM/SULO)  

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Umat Katolik seluruh dunia, termasuk di Paroki Santo Mikhael Kudamati, Keuskupan Agung Merauke merayakan Kamis Putih yang merupakan rangkaian Tri Hari Suci, pada Kamis (2/4/2026) malam. Perayaan Kamis Putih dipimpin langsung Pastor Paroki Santo Mikhael Kudamati Dalmasius Tio Refwutu, Pr.   

 

 

Lewat perayaan Kamis Putih ini ada 2 hal penting yang diperingati. Pertama, kalah Yesus mengadakan Perjamuan Kudus dengan para muridNya atau merayakan Ekaristi yang merupakan puncak penyembahan dalam misa yang dilakukan Umat Katolik. Lewat perjamuan kudus itu, Yesus memberikan tubuh dan darahNya. 

 

 

‘’Dengan mengadakan perjamuan ini, maka kita menghadirkan kembali pembebasan yang dilakukan Yesus. Dia memberikan diriNya agar kita memperoleh keselamatan. Artinya cinta Tuhan Yesus kepada kita sangat luar biasa,’’ kata Pastor Dalmasius Tio Refwutu dalam kotbahnya. 

 

    

Kedua adalah Yesus membasu kaki ke-12 muridNya. Setelah melakukan Perjamuan Kudus, Yesus mengambil air kemudian membasu kaki ke-12 murid-muridNya tersebut. Sebuah keteladanan yang diberikan oleh seorang pemimpin untuk mau merendahkan diri dan menjadi pelayan bagi sesamanya. 

 

 

‘’Yesus telah memberikan teladan itu kepada kita untuk bisa saling melayani dengan tulus dan dengan segenap hati,’’ kata Pastor Tio. 

Namun melayani sesame dengan tulus dan dengan segenap hati tersebut, lanjut dia, dalam prakteknya terkadang sulit dilakukan. 

 

 

‘’Karena saat ini kadang orang mulai berhitung. Kalau saya melayani apa yang saya dapatkan. Karena manusia masih terikat dengan harta dunia. Namun lewat momentum hari ini, kembali menegaskan bahwa kita hadir untuk melayani dengan tulus. Mari kita berdoa agar kita terus dimampukan untuk melakukan seperti yang Yesus sudah lakukan untuk saling melayani satu dengan lainnya,’’ ajaknya. 

 

 

Uniknya, dalam pembasuhan kaki yang dilakukan Pastor Damalsus Tio Refwutu ini, ke-12 rasul tersebut diperankan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santo Mikhael Kudamati yang sekaligus para OMK tersebut berperan dalam jalan salib hidup yang dilakukan pada Jumat Agung. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Merauke #kamis putih #Katolik