Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

KM. Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafura, Sebagian ABK Masih Pencarian

Yulius Sulo • 2026-01-21 17:25:44

 

Pencarian ABK KM Bintang Laut yang tenggelam di sekitar Perairan Torasi, Merauke, Rabu (21/1/2026)  (Ceposonline.com/Humas SAR Merauke).
Pencarian ABK KM Bintang Laut yang tenggelam di sekitar Perairan Torasi, Merauke, Rabu (21/1/2026) (Ceposonline.com/Humas SAR Merauke).

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Sebuah kapal pencari cumi-cumi yang berasal dari Jakarta dilaporkan tenggelam di perairan Arafuru Merauke tepatnya di laut daerah Torasi. Selasa, (20 /1/2026).

Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di titik temuan dengan jarak sekira 115 kilometer dari dermaga Merauke kearah tenggara atau mendekati perbatasan RI - PNG. Jika ditarik garis lurus dari pesisir pantai Kampung Kondo berjarak 71 kilometer.

Di titik itu, dari 13 korban tersebut, 1 orang anak buah kapal yang dalam kondisi meninggal dunia.

Kejadian ini dilaporkan oleh Misdi yang menjadi pengurus agen kapal)l ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada Rabu (21/1) sekira pukul 13.44 WIT.

Dalam laporannya, Misdi merinci total jumlah anak buah kapal 19 orang. Ini berarti masih ada 6 orang lagi yang belum ditemukan dan dinyatakan hilang setelah kapalnya tenggelam.


Berdasarkan laporan masuk tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Meraukr menurunkan 16 orang personel terdiri dari ABK Rescue Boat dan personel Rescuer bergerak menuju ke lokasi kejadian menggunakan Rescue Boat 223 Merauke.

Kapal penolong juga turut membawa perahu karet jika dibutuhkan untuk menyisir di pesisir pantai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi, SE., MM menyampaikan, 13 korban yang berhasil ditemukan di laut saat ini sedang dibawa oleh KM. Purbalingga menuju ke Kumbe dan diperkirakan akan tiba di Kumbe pada Kamis (22/1) siang.

”Melihat kondisi cuaca buruk akhir-akhir ini kami mengimbau agar para pelaut, kapal-kapal yang akan melaut disekitar perairan Arafura dan sekitarnya dalam rangka mencari ikan agar selalu memperhatikan update cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG” tutup Rudi.

Hingga keterangan pers ini dikeluarkan, tim penolong masih dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian. Cuaca di lapangan sesuai data yang dirilis BMKG Merauke bahwa ketinggian gelombang perairan di laut Arafuru bagian timur berkisar antara 1,5 meter hingga 2,75 meter. Dilokasi dilaporkan hujan dengan kecepatan angin 10 - 45 km/jam.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Merauke #tim sar #Ceposonline.com #tenggelam #PAPUA SELATAN