Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Pesawat Asing Mendarat di Merauke, Empat Orang Diamankan Imigrasi

Yulius Sulo • 2025-11-27 12:12:47

 

Letkol Pasukan Nugroho Wimbo didampingi dua Perwira Lanud JA Dimara, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).(Ceposonline.com/Sulo)
Letkol Pasukan Nugroho Wimbo didampingi dua Perwira Lanud JA Dimara, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).(Ceposonline.com/Sulo)

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Pesawat asing dengan jadwal non-schedule dari Australia mendarat di Bandara Mopah Merauke pada Senin, 17 November 2025.

 

Pesawat tipe VA23250 Norex PHXID tersebut tiba sekira pukul 10.33 WIT. Namun pada saat landing, diduga tidak sesuai dengan dokumen yang ada. 

 

Lanud beserta pihak-pihak terkait di bandara memastikan seluruh administrasi penerbangan seperti slot time, gendec, dan FC harus memenuhi prosedur. Personel Lanud dengan bersinergi dengan otoritas bandara untuk melakukan pemeriksaan dokumen dan kelengkapan pesawat.

 

“Setelah diperiksa, ternyata ada dugaan dokumen yang tidak sesuai, saat ini masih dalam pendalaman,” kata Letkol Pasukan Nugroho Wimbo, Kadisops Lanud J.A. Dimara Merauke mewakali Danlanud Johanes Abraham Dimara kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).  

 

Ia menegaskan bahwa temuan tersebut belum dapat disimpulkan karena proses masih berlangsung.

 

Jumlah awak pesawat juga belum dipastikan sepenuhnya karena masih diperiksa lebih lanjut. Namun, petugas melihat ada dua orang yang terdiri dari pilot dan seorang siswa yang sedang menjalani pelatihan. Proses identifikasi masih dilakukan oleh tim terkait.

 

 Pemeriksaan mendalam masih dilakukan untuk memastikan tidak ada suatu pelanggaran

 

Hingga kini, pesawat diamankan sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. Proses investigasi dipastikan membutuhkan waktu karena harus melalui prosedur panjang dan melibatkan pihak terkait dari Indonesia maupun Australia. 

 

Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Klas IIA Merauke Zulhamsyah Sianturi kepada wartawan membenarkan telah melakukan penahanan terhadap empat orang yang saat ini sedang dalam pemeriksaan secara intensif.  

 

“Terkait pesawat jenis Cesna dari Australia itu untuk dokumen lengkap dan membawa empat orang,’’ kata Zulhamsyah.  

 

Dari empat orang tersebut, tiga warga negara asing dan satu warga negara Indonesia. Warga negara Indonesia adalah Co-pilot dari pesawat tersebut yang sedang belajar menerbangkan pesawat bersama dengan Pilot Cesna tersebut, sedangkan dua orang lainnya penumpang. 

 

“Sedang dilakukan pendalaman, pemeriksaan di Imigrasi terkait dengan kejadian adanya dua penumpang gelap dalam pesawat itu,’’ kata Zulhamsyah. 

 

Dikatakan, untuk pilot pesawat tersebut sudah diberikan izin untuk masuk dan juga orang Indonesia sudah diberikan izin.  

 

“Untuk sementara, keempat orang itu kita tahan dalam penyelidikan Imigrasi untuk proses lebih lanjut,’’ jelasnya.   

 

Zulhamsah mengungkapkan, untuk dua penumpang gelap di pesawat tersebut diduga DPO dari Australia. 

 

“Masih diduga ya, karena penyelidikan kita belum sampai ke situ. Karena kasus ini akan kita limpahkan ke Direktorat Jenderal Keimigrasi Republik Indonesia,’’

 

Dikatakan, dari pemeriksaan awal yang dilakukan, satu penumpang dalam posisi bebas bersyarat sedangkan satunya telribat narkoba. 

 

‘’Kita masih melakukan penyelidikan lebih dalam lagi,’’ jelasnya. 

 

Zulhamsyah juga menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Bea Cukai, ditemukan 0,82 gram narkoba jenis sabu-sabu. Dari hasil pemeriksaan, 2 diantaranya positif narkoba yakni kedua penumpang gelap itu. Sementara pilot dan Co-pilot negative. 

 

‘’Pemeriksaan urine dilakukan langsung dari Narkoba Polres Merauke dan barang bukti narkoba yang ditemukan sudah diserahkan pihak Bea Cukai ke Polres Merauke,’’ tandasnya.   

 

Sekadar diketahui, pesawat Cesna yang digunakan latihan asal Australia tersebut kini diamankan di Ops Base Lanud Merauke. Untuk sementara, wartawan belum diperkenankan mengambil gambar pesawat yang dimaksud termasuk empat orang yang sedang diamankan pihak Kantor Imigrasi Merauke. (*)

Editor : Elfira Halifa
#Merauke #Ceposonline.com #PAPUA SELATAN