CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Komedian kondang, Alfiansyah Komeng yang lebih akrab dipanggil Komeng tiba di Merauke, Rabu (21/08/2024). Kehadiran Komeng di Merauke itu atas undangan pasangan bakal calon bupati Merauke 2024-2029 Yosep Bladib Gebze-Fauzun Hihayah (Yosfan) dalam rangka deklarasi pasangan yang diusung Partai Nasdem dan Demokrat tersebut.
Saat tiba dengan pesawat, Komeng didampingi pasangan Yosfan dan anggota DPD RI terpilih dapil Papua Selatan Gus Adib Fuad serta pengurus DPD Partai NasDem lainnya disambut tarian adat Marind dari sanggar seni Yelmasu dan pendukung Yosfan di Bandara Udara Mopah Merauke Komeng selain komedian juga terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2024-2029 dengan suara terbanyak seluruh Indonesia.
Kepada wartawan, stand up komedian Komeng dengan ciri khas Uhuyy mengatakan tujuan kedatangannya ke Merauke untuk ikut mendukung dan menarik simpatisan untuk mendukung saudaranya Yosep dan Fausun pada pemilihan bupati dan wakil Merauke pada bulan November mendatang. Iapun mengaku sangat senang berkunjung ke Merauke. Dengan nada bercanda, Komeng mengatakan bila perlu setiap hari ia datang ke Merauke dan kedatangannya ini merupakan yang pertama kalinya.
Dikatakan, bahwa sesuai visi misi di bidangnya yakni terkait seni dan budaya sehingga kehadiranya di Merauke untuk mengangkat dan memberikan motivasi kepada komedian lokal yang ada di Merauke dengan ciri khas MOP bisa terkenal dikarenakan ia menilai para komedian di wilayah Indonesia Timur khususnya di Papua memiliki bakat namun tidak memiliki panggung hingga tingkat nasional.
Selama ini, kata dia komedian di Papua hanya ada Mamat Alkatiri dan belum ada dari wilayah Selatan yakni Merauke sehingga dengan adanya Yosep dan Fauzun jika terpilih pada Pilbup mendatang dapat mendorong komedi ,seni dan budaya di Merauke. Karena menurutnya, sebelum ada stan up komedi sudah ada cerita MOP.
‘’Pesan saya angkat seni dan budaya yang ada di sini (Merauke,red) terutama komedi. Karena MOP ini, orang hanya dengar MOP. Apa MOP apa MOP. Padahal sebelum stan up komedi terlebih dahulu ada MOP. Di seluruh Indonesia ada stand up, karena stnad uip itu melawak sendiri. Di Jawa Barat di dapil saya namanya Borangan, artinya ngelawak sendiri. Di Jakarta ada namanya pelawak tungga dan di Jawa ada namanya pelawak Solo. Sama di sini juga. Tapi kita selama ini banyak mengambil stan up dari luar negeri. Mengapa harus ambil budaya luar. Seharusnya angkat budaya sendiri. Makanya, saya minta kepada Yosep-Fauzun kalau nanti terpilih angkat MOP,’’ katanya.
Kadang-kadang orang, kata Komeng melupakan budaya. Padahal, Belanda menjajah Indonesia terlebih dahulu menguasai budaya Indonesia lalu bisa menguasai Indonesia. ‘’Makanya, kita jangan melupakan itu. Kita sekarang juga sudah dijajah dari luar juga. Orang lebih sebang nonton Drakor.
Artinya, Korea sudah menjajah kita. Kenapa kita tidak menonton orang-orang kita. Tarian kita sudah dilupakan dan orang suka nonton Kepo,’’ katanya. Karena itu, ketika tiba dan disambut dengan tarian adat Papua, Komeng mengaku sangat senang dan menurutnya sangat bagus. Deklarasi Yosfan sendiri akan digelar di Lapangan Mandala Merauke pada Kamis 22 Agustus 2024. (*)
Editor : Lucky Ireeuw