Disdik Kota Jayapura dan BPMP Papua Pantau Dampak MBG di SMPN 11 Jayapura 

Karolus Daot • Dipublikasikan Rabu, 4 November 2026 | 11:13 WIB
Disdik Kota Jayapura bersama BMP Papua usai memantau dampak MBG di SMPN 11 Kota Jayapura Papua, Selasa (3/11/2026)(CEPOSONLINE.COM/BMP Papua)
Disdik Kota Jayapura bersama BMP Papua usai memantau dampak MBG di SMPN 11 Kota Jayapura Papua, Selasa (3/11/2026)(CEPOSONLINE.COM/BMP Papua)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Dinas Pendidikan Kota Jayapura bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua terus mendorong optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.

 Salah satunya melalui kunjungan pembinaan dan pemantauan pelaksanaan program di SMP Negeri 11 Jayapura, Papua, Selasa (3/11/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Purnama Sinaga, S.Pd., M.Pd., didampingi Pengawas Sekolah jenjang SMP, Sumerlin, M.Pd., Komite Sekolah, serta Tim Penanggung Jawab (PJ) Peserta Didik Program Prioritas MBG BPMP Provinsi Papua sebagai unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Rombongan diterima Kepala SMP Negeri 11 Jayapura, Feronika Floren Fraulaine, S.Pd. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program sekaligus melihat dampaknya bagi peserta didik, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan pembentukan kebiasaan hidup sehat.

Selain memantau pelaksanaan MBG, rombongan juga menggali informasi dari pihak sekolah dan peserta didik terkait manfaat yang dirasakan setelah program tersebut berjalan. 

Pemantauan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pendampingan untuk memastikan integrasi edukasi gizi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Purnama Sinaga, mengatakan pemantauan tersebut merupakan langkah konkret untuk membangun kesadaran peserta didik mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pola hidup sehat sejak dini.

Menurutnya, Program MBG tidak semata-mata berorientasi pada pemberian makanan kepada peserta didik, tetapi juga harus menjadi sarana edukasi untuk membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan.

"Ini adalah langkah kecil dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan, sekaligus memastikan setiap anak Papua dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter," ungkapnya.

Ia berharap melalui kolaborasi Dinas Pendidikan Kota Jayapura, BPMP Provinsi Papua, dan komite sekolah, pelaksanaan Program MBG dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata terhadap tumbuh kembang peserta didik.

Sinergi tersebut juga diharapkan mampu menjadikan edukasi gizi sebagai bagian dari ekosistem pendidikan di sekolah. 

"Dengan demikian, manfaat MBG tidak hanya dirasakan dari sisi pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku hidup sehat dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di Kota Jayapura," pungkas Purnama Sinaga (*)

Editor : Weny Firmansyah
bpmp papua disdik Ceposonline.com kota jayapura Mbg