Pemprov Papsel Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-4, Sejumlah Kegiatan Disiapkan

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi ke-4 Provinsi Papua Selatan yang jatuh pada 11 November 2026 mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di ruang rapat Wakil Gubernur Papua Selatan, Kantor Gubernur Papua Selatan, Selasa (3/11/2026).
Rapat dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Selatan, Michael R. Gomar, selaku Ketua Panitia Hari Jadi ke-4 Provinsi Papua Selatan dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Selatan.
Pembahasan difokuskan pada pembagian tugas masing-masing seksi dalam kepanitiaan, sekaligus mematangkan sejumlah agenda kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka menyambut hari jadi provinsi tersebut.
Adapun beberapa agenda yang dibahas meliputi penyempurnaan struktur kepanitiaan, kesepakatan logo dan tema Hari Jadi ke-4 Papua Selatan, serta penetapan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan.
Sejumlah kegiatan telah direncanakan untuk memeriahkan peringatan hari jadi tersebut. Di antaranya senam pagi dan pemeriksaan kesehatan gratis, gerakan penanaman pohon oleh masing-masing OPD, serta lomba video edukasi kreatif berupa yel-yel dan ucapan bertema Hari Jadi Papua Selatan antar-OPD.
Selain itu, akan digelar pembuatan video kreatif yang mengangkat perjalanan empat tahun pembangunan di Provinsi Papua Selatan.
Puncak peringatan Hari Jadi ke-4 Papua Selatan direncanakan berlangsung dalam bentuk upacara dan malam hiburan rakyat. Kegiatan tersebut akan difokuskan di Kantor Distrik Kurik.
Sementara itu, peringatan Hari Jadi ke-4 Provinsi Papua Selatan secara keseluruhan direncanakan berlangsung di Kantor Gubernur Papua Selatan, kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor.
Melalui rapat tersebut, panitia bersama OPD terkait diharapkan dapat mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara maksimal sehingga peringatan Hari Jadi ke-4 Provinsi Papua Selatan dapat berlangsung dengan baik. (*)



