Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Sore Ini BTM Lepas Konvoi Perdana Papua Voor Holland, Tekankan Sportivitas dan Persatuan Anak Muda Papua

Yohanes Palen • Rabu, 3 Juni 2026 | 14:04 WIB
Sore Ini BTM Lepas Konvoi Perdana Papua Voor Holland, Tekankan Sportivitas dan Persatuan Anak Muda Papua.
Sore Ini BTM Lepas Konvoi Perdana Papua Voor Holland, Tekankan Sportivitas dan Persatuan Anak Muda Papua.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Semarak Piala Dunia mulai terasa di berbagai penjuru Indonesia, tak terkecuali di Tanah Papua lebih khusus di Kota Jayapura.

Sebelumnya para pendukung Brazil sudah lebih dulu membuka konvoi perdana di Kota Jayapura pada Sabtu (30/5/2026) lalu.

Kini euforia ajang sepak bola terbesar dunia itu ikut memantik antusiasme para pecinta sepak bola di Kota Jayapura, termasuk dukungan terhadap tim nasional Belanda yang dikenal dengan sebutan “Tim Oranye”.

Sejumlah pendukung mulai meramaikan suasana kota dengan atribut berwarna oranye, komunitas nonton bareng, hingga berbagai kegiatan kecil yang memperkuat kebersamaan antarpecinta sepak bola lintas negara. 

Meski turnamen belum resmi dimulai, atmosfer kompetisi sudah terasa hangat di tengah masyarakat Jayapura.

Salah satu momentum yang menyita perhatian saat ini adalah rencana pelepasan Konvoi Perdana komunitas Papua Voor Holland yang digelar di kediaman tokoh sepak bola Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), di Kotaraja, Selasa (3/6/2026) sore ini.

Kegiatan tersebut nantinya akan dihadiri para koordinator, pengurus komunitas, pecinta sepak bola, serta anak-anak muda Papua yang tergabung dalam komunitas tersebut.

Tokoh Sepak Bola Papua, Benhur Tomi Mano mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar iring-iringan kendaraan, melainkan simbol persatuan dan semangat
 kebersamaan generasi muda Papua.

“Ketika saya melihat warna oranye yang nanti memenuhi halaman ini, saya melihat semangat, kebersamaan, dan persaudaraan,"ucap BTM.

Ia menekankan bahwa sepak bola memiliki kekuatan besar untuk menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang maupun perbedaan dukungan tim.

 Menurutnya, perbedaan dalam dunia olahraga tidak boleh menjadi pemicu perpecahan, melainkan harus dirayakan dengan sikap sportif.

“Sepak bola mampu menyatukan kita. Ketika peluit pertandingan berakhir, kita tetap satu keluarga besar, kita tetap orang Papua,”tambahnya.

BTM juga mengapresiasi atas inisiatif komunitas Papua Voor Holland yang dinilai mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda Papua untuk menyalurkan minat dan kecintaan terhadap sepak bola.

Untuk ia mengingatkan seluruh peserta konvoi agar selalu menjaga ketertiban di jalan raya, menghormati pengguna jalan lain, serta mematuhi aturan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Jadilah contoh yang baik di jalan raya. Tunjukkan bahwa komunitas sepak bola Papua adalah komunitas yang tertib dan bermartabat,”pesannya.

Lebih lanjut, BTM berharap Papua Voor Holland tidak hanya aktif dalam kegiatan sepak bola, tetapi juga mampu menjadi wadah yang memperkuat solidaritas sosial dan persaudaraan di tengah masyarakat Papua.

“Olahraga adalah bahasa persatuan. Mari kita jadikan sepak bola sebagai jembatan persahabatan,"tutup BTM. (*).

Editor : Yohanes Palen
#BTM #belanda #Ceposonline.com #kota jayapura