Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Sopir dan Pengusaha Truk Kontainer Harus Taati Perwal

Administrator • 2022-01-26 11:43:26
Prajurit TNI Angkatan Laut di Mako Lantamal X Jayapura saat mengikuti vaksinasi Booster bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Papua, Senin (21/2) kemarin. Dua minggu pasca vaksinasi dinyatakan negatif Covid, maka warga bisa melaksanakan donor darah
Prajurit TNI Angkatan Laut di Mako Lantamal X Jayapura saat mengikuti vaksinasi Booster bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Papua, Senin (21/2) kemarin. Dua minggu pasca vaksinasi dinyatakan negatif Covid, maka warga bisa melaksanakan donor darah
JAYAPURA- Musibah kecelakaan maut yang terjadi Balikpapan akibat rem blong ini tentu jadi perhatian oleh para sopir maupun pengusaha angkutan kontainer terkait dengan nanti pasti kecelakaan lalu lintas.
Hal ini juga ditegaskan Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura Justin Sitorus, bahwa setiap kendaraan kontainer atau alat berat yang beroperasi di jalan raya harus mentaati peraturan walikota (Perwal) no. 3 tahun 2012, yakni tentang jam operasional alat berat dan angkutan khusus.
Selain itu, dipastikan dalam mengendarai kontainer, kendaraan harus sudah dilakukan pengecekan terlebih dahulu mulai dari rem, kondisi ban, kondisi mesin dan lainnya hal ini tentu untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas dan tetap wajib dilakukan kelaikan uji berkala kendaraan, termasuk sumber harus mengikuti rambu-rambu lalu lintas.
"Jam operasional alat berat dan kendaraan kontainer sudah diatur dalam Peraturan wali kota, jadi para pengusaha kendaraan kontainer juga harus menang artinya karena keselamatan ini penting apalagi medan di jayapura juga banyak tanjakan dan turunan sehingga resiko harus bisa di meminimalisir, dan tetap menjaga ketertiban lalu lintas dan supir wajib mematuhi rambu rambu lalu lintas,"ucapnya, Selasa (25/1) kemarin.
Justin mengaku, jika semua aturan sudah dilaksanakan tentu resiko terjadi kecelakaan lalu lintas pastinya kecil jika bicara di luar dari musibah oleh karena itu semua harus bisa dijalankan dengan baik, para sopir sadis bisa belajar dari kejadian kecelakaan yang terjadi di balikpapan akibat rem blong menewaskan belasan nyawa dan jangan sampai kejadian ini terjadi di Jayapura. (dil/tri) Editor : Administrator