CEPOSONLINE.COM,SENTANI – Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan normalisasi sungai di Kali Kehiran sepanjang 1.200 m, sebagai upaya mengurangi risiko banjir di sejumlah kawasan permukiman.
Kepala BPBD Kabupaten Jayapura Jan Willem Rumere mengatakan, langkah normalisasi dilakukan dengan membangun tanggul di sepanjang aliran Kali Kehiran sekitar 1.200 m agar mampu menampung debit air yang meningkat saat musim hujan.
“Kita bangun tanggul di sepanjang Kali Kehiran, agar ketika debit air meningkat, sungai ini mampu menampung air dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, sedimentasi di sepanjang sungai saat ini cukup tinggi sehingga pembangunan tanggul menjadi salah satu langkah penting dalam pengendalian banjir. Namun pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kondisi kemampuan keuangan daerah.
“Kita sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Titik-titik yang dianggap paling mendesak akan menjadi prioritas pembangunan tanggul,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan tanggul di Kali Kehiran diharapkan dapat mengurangi banjir yang selama ini sering terjadi di sejumlah kawasan permukiman.
Beberapa wilayah yang kerap terdampak banjir di antaranya BTN Griya Rofelle, kawasan Gajah Mada, serta SD Mutiara Sion. “Harapan kita, wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir bisa berkurang dampaknya setelah pembangunan tanggul ini,” katanya.
Rumere juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Pesan saya, mari kita jaga sungai dan jangan menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah,” pungkasnya. (*)